
Aktivitas sehari-hari memang membutuhkan tenaga dan pikiran yang ekstra. Meskipun saya hanya ibu rumah tangga biasa, namun saya juga mengelola blog dan menjadi content creator. Menulis dan membuat video juga tak kalah repotnya dari mencuci, memasak, maupun mengurus suami dan anak – anak. Bisa dibayangkan kan betapa lelahnya hari-hari saya.
Kelelahan fisik seringkali saya rasakan di tengah aktivitas saya. Kalau sudah begitu, badan terasa lemas dan mood saya anjlok. Pengennya istirahat seharian di kamar. Tapi itu rasanya tidak mungkin. Karena pekerjaan rumah tangga siap menanti setiap saat. Kalaupun dipakai tiduran sebentar, badan malah tambah capek.
Suami saya pernah bilang kalau saya kelelahan banget. Kalau diteruskan, nanti pasti jatuh sakit. Benar saja, saya beneran sakit dan diharuskan istirahat total di rumah. Sedih saya, karena pekerjaan menulis dan membuat video jadi tertunda. Saya pun jadi terpikir terus dengan deadline pekerjaan yang sudah di depan mata.
Fisik lelah, pikiran ikut lelah. Kelelahan tingkat dewa. Duuh, dipakai istirahat lelahnya seakan tak kunjung hilang. Apa yang harus saya lakukan.
Daftar Isi
Apa Artinya Kelelahan itu?

Saya akhirnya setuju dengan pendapat suami saya. Bahwa saya mengalami lebih dari sekadar lelah. Saya kelelahan. Saya pikir keduanya sama saja. Namun ternyata beda loh. Saya mulai memahaminya ketika saya menemukan situs sehatQ.com
Lelah yang saya pahami artinya kondisi tubuh yang sudah kehilangan tenaga, akibat banyaknya energy yang keluar dari tubuh kita. Kondisi seperti ini terbilang wajar dan dialami hampir setiap orang. Namun kelelahan berbeda dengan lelah.
Berdasarkan laman sehatQ.com, Kelelahan disebut juga dengan fatigue. Artinya rasa lelah yang sangat berat. Cirinya badan tidak bertenaga, lelah yang berkepanjangan dan tidak hilang meskipun sudah istirahat total. Kelelahan seperti ini dirasakan bukan hanya pada fisik, tapi juga menyerang psikis. Pikiran tidak tenang dan kalut.
Kamu pernah merasakan kelelahan fisik yang disertai psikis? Kemungkinan besar pasti pernah. Namun tidak banyak yang menyadari seperti apa gejalanya. Sebagai pengingat dan penanda, sebaiknya kita perhatikan kembali tanda-tanda kelelahan yang kita alami. Seperti :
Tidak Bertenaga
Pernah merasakan tubuh tidak bersemangat sama sekali. Jangankan berjalan. Duduk saja rasanya tidak bisa. Tubuh terasa benar-benar tidak bertenaga. Inginnya berbaring saja dan memejamkan mata. Itu tandanya kamu sedang kelelahan.
Tinggalkan aktivitas kamu dan segeralah beristirahat. Agar tubuh kamu kembali fit dan bisa bertenaga lagi.
Tidak Punya Motivasi
Sedang ada masalah, tapi otak seakan buntu. Akibatnya otak tidak bisa diajak berpikir. Kamu hanya bisa duduk termenung atau berjalan mondar-mandir tanpa tahu apa yang harus dilakukan.
Tak ada motivasi sama sekali, dan rasanya tidak selera melakukan apapun. Itu tandanya kamu sedang kelelahan. Tetap tenang ya, dan usahakan serileks mungkin. Lakukan apa yang kamu suka, dan biarkan pikiranmu tenang dengan aktivitas yang menyenangkan.
Terus menerus merasa lelah meskipun sudah istirahat
Kamu sudah tidur seharian, sudah makan kenyang, sudah meninggalkan aktivitas berat, tapi tubuh masih merasa lelah. Itu tandanya kamu kelelahan. Lelah yang berlangsung terus menerus ini berakibat tubuh tak bertenaga sama sekali.
Coba rilekskan pikiran. Siapa tahu kelelahan yang kamu rasakan datangnya dari pikiran yang sedang stress. Bebaskan pikiran dan biarkan otak membayangkan hal-hal yang menyenangkan.
Mengantuk di siang hari
Hati-hati kalau kamu suka mengantuk di siang hari. Karena itu tandanya kamu sedang kelelahan. Bisa jadi karena aktivitas kamu di hati itu sangat padat. Sehingga tidur kamu semalaman tidak nyenyak.
Cobalah hentikan aktivitas kamu sebentar saja dan berolahragalah. Agar tubuh dan pikiran kamu lebih rileks dan tenang. Kantuk pun perlahan hilang
Sulit Konsentrasi
Sulit konsentrasi dan hilang fokus ketika melakukan sesuatu. Itu tandanya kamu sedang kelelahan. Coba alihkan perhatian kamu ke sesuatu yang menyenangkan. Biarkan tubuh dan pikiranmu bebas dari beban yang berat.
Lakukan sesuatu yang menyenangkan, agar kamu bisa kembali konsetrasi.
Suasana Hati yang Terganggu
Kamu sedang sedih atau marah. Suasana hati yang buruk memicu emosi yang besar loh. Emosi ini tentunya membuat tubuh mengeluarkan ekstra tenaga dan pikiran. Inilah yang membuat tubuh kelelahan, sehingga kita merasa benar-benar sangat lelah. Karena banyaknya masalah yang kita hadapi.
Coba tenangkan pikiran. Jangan terbawa emosi berlarut-larut. Kalau sudah tenang, tubuh pun akan menyesuaikan untuk bisa kembali rileks.
Reaksi terhadap sesuatu menjadi lebih lambat
Kalau kita sedang kelelahan, inginnya istirahat total. Tak ingin melakukan sesuatu sampai rasa lelah itu hilang. Di saat seperti itu, respon kita terhadap sesuatu pasti menjadi lambat. Karena otak sedang menolak untuk melakukan sesuatu.
Sekali lagi, kamu harus atasi kelelahan kamu dengan menenangkan pikiran kamu. Kalau otak dan tubuh bisa dirilekskan, perlahan kelelahan itu akan berkurang.
Penyebab Kelelahan
Kelelahan memang membawa banyak kerugian bagi kita. Selain tubuh terasa tidak nyaman dan sakit semua. Pikiran juga menjadi tidak tenang. Kalau sudah seperti itu, sudah saatnya kita mencari tahu penyebab kelelahan agar dapat menanggulanginya.
Rupanya ada dua hal mendasar loh yang menyebabkan kelelahan menyerang kita. sehatQ.com merangkumnya menjadi dua hal besar, yaitu :
Gaya Hidup
Gaya hidup modern rupanya mempunyai andil besar loh menyebabkan kelelahan fisik dan psikis. Sebut saja kerja yang terlalu berlebihan tanpa istirahat yang cukup, minum alkohol, kurang tidur, pola makan kita yang tidak sehat. Dalam hal ini termasuk seringnya kita makan makanan junk food atau makanan cepat saji.
Mengkonsumsi kafein yang berlebihan juga bisa menyebabkan kelelahan loh. Karena kafein memacu kerja jantung lebih keras dari biasanya. Hal inilah yang menyebabkan tubuh seakan dipaksa untuk bekerja ekstra keras, sehingga organ tubuh terasa lelah.
Bagaimana dengan orang yang tidak mengkonsumsi kafein tapi punya berat badan tinggi atau obesitas. Kebanyakan kasus obesitas membuat penderitanya mengalami kelelahan. Itu karena banyaknya lemak di dalam tubuhnya menghambat kerja organ, sehingga butuh tenaga ekstra untuk bisa berjalan dengan lancar. Ini tentu saja membuat organ merasa kelelahan juga.
Kalau kamu sedang stress juga bisa membuat kita merasa kelelahan loh. Karena otak seakan bekerja terlalu keras untuk menampung semua masalah yang kamu hadapi. Kelelahan otak inilah yang menyebabkan kita kurang bisa konsentrasi dan tidak fokus.
Direktori Penyakit
Kelelahan juga bisa diakibatkan dari direktori penyakit yang kita alami. Yaitu beragamnya penyakit yang muncul di tubuh kita, seperti anemia, stress, gangguan kecemasan, kanker, infeksi kronis, gangguan ginjal kronis, depresi, diabetes mellitus, penyakit jantung, berbagai terapi pengobatan sampai cedera otak.
Direktori penyakit memang menyebabkan komplikasi yang beragam. Gejala kelelahan kerap terjadi sebagai bentuk dari tenaga ekstra yang dikeluarkan tubuh untuk melawan penyakit. Karenanya diperlukan penanganan khusus untuk mengobati penyakit yang bersangkutan. Agar tubuh menjadi lebih rileks dan nyaman.
Direktori Penyakit Sebagai Akibat dari Kelelahan
Ada banyak hal yang bisa mendatangkan kelelahan. Salah satunya adalah direktori penyakit. Tentu kita tidak ingin kan banyak penyakit yang datang ke tubuh kita, karena kita meremehkan sesuatu yang dianngap biasa.
Rasa lelah seperti ini termasuk sesuatu yang dianggap biasa dan normal bagi kita. Sehingga kerap kita anggap sepele. Namun ketika kelelahan tidak kunjung hilang, ada baiknya kita periksa ke dokter. Terutama ketika kita mengalami tanda-tanda kesehatan menurun, seperti :
- Demam,
- Berat badan turun tanpa disadari
- Sulit tidur
- Tidak tahan dengan suhu dingin. Padahal biasanya tahan-tahan saja.
- Depresi yang lebih dari biasanya.
Kapan harus benar-benar periksa ke dokter ketika kelelahan menyerang tubuh
Kamu bisa jadi hanya istihahat di rumah untuk mengembalikan performa tubuh kamu lagi. Tapi kamu harus segera periksa ke dokter ketika kamu mengalami muntah darah, sakit kepala hebat, sakit di bagian dada, denyut jantung yang tidak teratur.
Sesak nafas juga perlu penanganan lanjut loh. Terlebih jika kamu tiba-tiba pingsan. Atau kamu mengalami perdarahan di dubur dan sakit hebat di area perut, pinggang dan juga panggul.
Hal yang lebih mengerikan adalah ketika kamu memiliki keinginan untuk melukai orang lain. Hal seperti ini bisa terjadi ketika kamu mengalami kelelahan fisik dan psikis yang teramat parah. Sehingga kamu tidak bisa mengendalikan diri kamu. Lebih bahaya lagi kalau sampai kamu bunuh diri. Astaghfirullah. Jangan ya.
Pastikan kamu memberitahu dokter mengenai penyakit apa yang kamu alami ya dan riwayat penyakit sebelumnya. Juga obat-obatan apa yang sering kamu konsumsi serta pola hidup sehat yang kamu jalani. Karena semua itu berpengaruh pada hasil diagnosa dokter atas kondisi kelelahan kamu.
Apa yang Harus dilakukan untuk menangani kelelahan
Apapun bentuk kelelahan yang sedang kamu hadapi, kenali dulu penyebabnya. Setelah itu baru diperbaiki , sehingga tubuh menjadi lebih sehat dan bugar.
Seperti yang saya katakan sebelumnya, jika penyebabnya adalah direktori penyakit. Maka penyakitnya yang harus diobati. Sementara jika penyebabnya adalah gaya hidup, beberapa cara berikut ini bisa jadi sumber inspirasi untuk mengurangi kelelahan yang kita rasakan. Diantaranya :
Terapkan Pola Makan Sehat
Terbiasa makan makanan cepat saji, coba ganti dengan makanan sehat yang kamu masak sendiri di rumah. Perbanyak makan buah dan sayur, agar lebih banyak lagi vitamin dan mineral yang masuk ke tubuh kita.
Waktu makan juga harus diperhatikan. Biasakan makan tiga kali sehari, yaitu pagi, siang dan malam. Jangan sampai telat makan karena bisa menyebabkan sakit maag. Menu makanan kamu juga usahakan yang seimbang ya. Ada unsur 4 sehat 5 sempurna di dalamnya.
Hindari mengkonsumsi alkohol ya. Karena alkohol terbukti merusak organ dalam tubuh kita. Selain itu, pastikan ada batasan ketika kita mengkonsumsi kafein. Karena kafein juga bisa memicu kerja organ lebih keras dari biasanya.
Perhatikan Aktivitas Fisik
Bekerja terlalu keras juga tidak baik untuk tubuh. Karena organ seolah dipaksa melebihi kapasitas kemampuannya. Inilah yang menyebabkan tubuh seakan berontak dan kita pun jatuh sakit. Imbangi akitivitas fisik kamu dengan olahraga teratur, istirahat yang cukup serta makan makanan bergizi.
Jika aktivitas sehari-hari kamu memang sangat padat. Coba management waktu kamu menjadi lebih efisien. Misalnya tidak melakukan seesuatu secara serempak, membuat jadwal untuk berbagai kegiatan yang kamu lakukan dalam satu hari, lalu mengevaluasinya.
Kegiatan yang dilakukan dengan rutin dan tertata, akan membantu kamu mengatur kerja tubuh dan juga pikiran kamu. Akibatnya tingkat kelelahan fisik dan psikis yang kamu alami pun bisa berkurang.
Perbaiki Kualitas Tidur
Sering begadang untuk mengerjakan pekerjaaan kantor sampai larut malam. Tidur hanya dua sampai tiga jam sehari karena padatnya aktiviitas kita. Itu penyebab kelelahan yang kita alami.
Coba atur kembali kualitas tidur kita. Caranya dengan tidur nyaman di atas tempat tidur, jangan tidur sambil duduk atau tidur di dalam mobil. Selaiin tidak nyaman karena posisi tidurnya tidak sesuai, kondisi seperti itu akan membuat kualitas tidur kurang nyaman.
Jika kamu memang hanya bisa tidur 4 jam setiap hari, pastikan tidur kamu benar-benar nyenyak. Karena kualitas tidur yang baik dilihat dari nyenyak tidaknya seseorang itu tidur. Bukan banyak sedikitnya jam yang digunakan untuk tidur. Jadi jika kamu tidur 8 jam sehari, tapi tidak nyenyak . Itu sama saja bohong. Karena badan masih terasa capek dan tidur terasa kurang.
Rasa nyenyak itulah yang menandakan tubuh sedang mengalami relaksasi, sehingga otot-otot yang tadinya mengeras bisa mengendur kembali dan bisa bernafas lagi. Sehingga ketika kita bangun, otot tubuh siap untuk digunakan lagi.
Kesimpulan
Sesibuk apapun aktivitas kita, pastikan kita luangkan waktu untuk istirahat. Karena organ tubuh dan otak juga butuh rileks setelah seharian digunakan untuk beraktivitas. Ada kontraksi dan ada relaksasi. Gunanya relaksasi adalah mengembalikan elastisitas organ setelah berkontraksi menghasilkan tenaga.
Apa yang terjadi jika tubuh dipaksa bekerja tanpa istirahat. Ya jatuh sakit. Organ tubuh yang tidak diberi ruang untuk relaksasi, akan memberontak karena bekerja melebihi kapasitas kemampuannya. Inilah yang menyebabkan kita mendadak demam, atau kejang bahkan muntah.
Reaksi tersebut adalah pertanda bahwa tubuh sudah bekerja melebihi kapasitasnya. Jika dipaksakan, akan merusak organ lain, dimana kita menyebutnya sebagai gejala sakit. Makanya perbaiki diri kita yuk, agar tidak mengalami kelelahan. Karena dampaknya sangat tidak baik bagi fisik dan psikis kita.
Salam sehat ya, jangan sakit. Kasihan orang – orang di sekeliling kita kalau melihat kita sakit. Nanti mereka jadi sedih. Untunglah ada situs SehatQ.com yang memberi pemahaman mengenai kelelahan. Saya jadi lebih paham dan lebih bisa menata diri. Kalau saya sehat, saya bisa menjaga keluarga saya agar tetap sehat. Terima kasih sehatQ.com
**
Referensi :
https://www.sehatq.com


10 Comments. Leave new
kalau lelah aja, setelah istirahat badan langsung segar kembali ya mbak…
Berarti yang kadang aku rasakan adalah kelelahan, terima kasih tipsnya, emang jadwal tidur aku kadang amburadul sih…
diatur lagi mbak ritmenya. biar gak kelelahan banget. saya juga sering gitu belakangan ini.
Bahaya juga ya mbak kalau gak mau memahami bahwa tubuh sedang lelah. Padahal tubuh juga butuh istirahat dan gak bisa diforsir
bener mbak. jangan diforsir. kasihan. mereka berontak tuh, tandanya kita dibikin sakit. mau gak mau akhirnya kita istirahat juga kan
Hmm aku mengalami kelelahan nggak ya, ada satu-dua gejala yang aku rasakan sih. Nyatanya berada di rumah saja juga nggak kalah bikin lelahnya, harus WFH, bantu istri trus juga dampingi anak PJJ. Makasih sharingnya MBak Indah.
coba cek deh mas, kalau lelahnya lelah banget. gak ilang meskipun udah istirahat, itu artinya udah kelelahan. harus istirahat total atau refreshing. biar gak stres. hehe
Duh pinter-pinter jaga diri aja wes biar gak gampang kelelahan. Kalo sakit semua jadi repot nih.
Yang penting istirahat cukup, dan makan seimbang aja mbak.
Etapi sekarang emak2 pada pinter2 ya mungkin gegara keseringan baca sehatQ nih.
kayak mbak santi, pinter. hehe. sehat ya mbak
ada dua jenis kelelahan, yaitu lelah fisik dan lelah pikiran. Kalau lelah fisik mungkin dipakai untuk istirahat saja sudah cukup. Yang susah itu kalau terserang lelah pikiran.. 🙂
lah iya pak. gak mari mari capeknya ya