
“Adik mau keju ma.”
Si bungsu yang masih TK memang doyan banget makan keju. Mau kejunya ditaburi ke roti, es krim, bolu kukus, atau dijadikan olahan makanan seperti nasi goreng atau bahkan dimakan langsung. Rasanya enak katanya. Kakaknya jadi ikutan suka karena melihat cara adiknya makan keju dengan lahap dan menyenangkan.
Saya senang melihat kedua buah hati saya suka makan makanan yang banyak nutrisinya seperti keju. Kesukaan mereka itu justru yang membuat saya tertantang untuk membuatkan berbagai menu spesial dengan keju. Saya memang tidak pandai memasak, jadi saya buatkan menu sederhana yang disukai anak-anak.
Roti Mentega Tabur Keju

Camilan sederhana bagi pecinta roti seperti saya. Bahannya pun sederhana, diantaranya :
- Roti tawar
- Mentega
- Keju Cheddar Kraft
Cara membuatnya gampang banget. Ambil satu lembar roti tawar dan oleskan dengan mentega, setelah itu taburkan keju cheddar kraft yang sudah diparut. Bisa langsung dimakan, atau ditumpuk dengan roti tawar lagi sehingga menjadi roti sandwich.
Saya tak menyangka jika anak-anak suka makan roti tabur keju buatan saya. Sederhana dan menyenangkan. Si kakak yang sudah menginjak kelas 2 SD bahkan mulai mengajukan berbagai pertanyaan.
“Keju itu apa sih ma? Kenapa dinamakan keju? Terus keju itu dibuat dari apa?”
Aduh, mamanya ini pasti langsung browsing mendengar pertanyaan si kakak yang rasa ingin tahunya mulai besar. Setelah mencari tahu ke sana kemari, akhirnya saya berhasil merangkum juga jawaban atas pertanyaan si kakak.
Daftar Isi
Apakah Keju itu?

Keju adalah produk olahan makanan yang dibuat dari susu yang dikoagulasikan menjadi zat padat. Maksudnya, zat padat yang ada pada susu dipisahkan dari zat cairnya melalui proses kimia yang disebut koagulasi.
Hasil koagulasi tersebut adalah keju dengan rasa asin gurih. Cita rasa keju ini didapat dari bakteri atau enzim tertentu yang dimasukkan ke dalam olahan keju sehingga menjadi kental. Enzim pengental keju tersebut disebut rennet.
Asal nama keju berasal dari bahasa Portugis yaitu “Queijo”. Asal muasal pembuatannya ada pada masa kerajaan Yunani kuno tahun 800 SM. Wah dulu sekali ya.
Keju biasanya dibuat dari bahan dasar susu sapi. Tapi tahu tidak sih kalau pada awal pembuatan keju dulu, susu yang dipakai untuk bahan dasar pembuatan keju adalah susu kambing atau domba.
Fakta ini didasarkan pada penemuan tulisan seorang pengarang Epos pada masa Yunani. Disebutkan dalam tulisan tersebut bahwa keju dibuat dari susu domba dan kambing. Penggagasnya adalah seorang laki-laki bernama Aristaeus yang membuat keju untuk menambah tenaga para tentara perang dan juga sebagai penambah gairah seksual.
Eh untuk keterangan yang terakhir ini saya menjelaskannya hati-hati sekali kepada kedua anak saya. Jadi saya gunakan kata-kata untuk menambah tenaga agar kuat dan sehat. Untunglah anak-anak menyimak dengan antusias. Saya pun lanjut bercerita sambil mendampingi anak belajar daring.
Jadi setelah keju dibuat pertama kali pada masa Yunani, perkembangannya meluas sampai ke bangsa Romawi. Pada masa ini, keju sudah dipakai untuk makanan sehari-hari. Bahkan disimpan dengan metode tertentu dan dapur terpisah yang disebut caseale. Semakin lama masa penyimpanan keju, cita rasanya semakin enak dan gurih.
Rahasia kelezatan keju ini pun disebarkan ke negara-negara jajahan mereka, sehingga terkenal hingga ke seluruh dunia dan akhirnya dimakan oleh anak-anak saya yang cantik dan ganteng. Si Kakak yang kelas 2 SD dan si adik yang baru masuk TK.
Oh iya, bahan susu untuk pembuatan keju semakin berkembang loh. Bukan susu kambing atau domba lagi yang digunakan, tapi sekarang dibuat dari susu sapi yang kaya nutrisi.
Kenapa Harus Keju Cheddar Kraft?

Seperti namanya, keju cheddar kraft terbuat dari keju cheddar yang termasuk keju tertua di Inggris, negara pembuatnya. Nama Cheddar juga diambil dari kota asal keju ini diciptakan, yaitu desa Cheddar, Somerset, Inggris pada tahun 1500.
Ciri-ciri dari keju cheddar yaitu warnanya yang kuning pucat sampai putih gading, rasanya kuat dan gurih serta bentuk yang relative keras. Seiring berkembangnya zaman, keju pun mengalami perkembangan juga. Sehingga muncullah keju yang lain. Namun yang paling popluer adalah keju cheddar.
Pertanyaannya, kenapa harus keju Cheddar Kraft. Ada beberapa keunggulan dari keju yang rasanya asin gurih ini, yaitu diantaranya :
Terbuat dari Keju Cheddar Asli
Sebenarnya tidak ada istilah keju asli atau keju palsu, yang ada adalah keju yang kualitasnya baik dan kurang baik. Perbedaannya terletak pada kualitas susu yang digunakan dan cara pengolahannya.
Keju yang kualitas susunya terbaik dan cara pengolahannya juga baik akan menghasilkan keju dengan kualitas yang baik pula. Begitu juga sebaliknya. Bahkan ada keju yang dibuat dengan banyak campuran, sehingga komposisi kejunya sendiri menjadi lebih sedikit daripada komposisi lainnya.
Keju Cheddar Kraft terbuat dari susu sapi asli yang berkualitas baik, sehingga keju yang dihasilkan pun juga berkulitas terbaik. Di dalam kemasan keju cheddar kraft, nama keju cheddar bahkan tertulis di urutan pertama komposisi.
Hal ini menunjukkan bahwa kandungan utama keju cheddar kraft adalah keju cheddar berkualitas terbaik. Dalam hal ini yaitu keju cheddar New Zaeland yang terbuat dari susu sapi murni berkualitas terbaik pula. Rasanya juga lezat dan gurih khas keju dan tanpa perisa tambahan. Selain itu keju cheddar kraft juga mengandung kalsium yang setara dengan 3 gelas susu sapi yang menyehatkan.
Di Indonesia, Keju Cheddar Kraft diproduksi oleh PT. Mondelez Indonesia yang merupakan bagian dari Mondelez Internasional. Komitmen mulianya yaitu membuat kebiasaan baik kepada masyarakat melalui camilan yang tepat, di waktu yang tepat dan mengkonsumsi camilan yang dbuat dengan tepat pula.
Keju Cheddar Kraft dibuat dari bahan yang tepat dan cara yang tepat, sehingga unggul dalam memenuhi gizi masyarakat Indonesia, terutama anak-anak.
Mengandung Banyak Nutrisi
Ada kandungan Calcimilik di dalam keju cheddar Kraft yang kaya kalsium untuk memperkuat tulang dan gigi, protein yang bagus untuk menunjang pertumbuhan anak serta vitamin D yang memaksimalkan fungsi sinar matahari untuk pertumbuhan tubuh supaya lebih sehat dan kuat.
Selain itu keju cheddar juga tinggi kalori yang berguna untuk sumber energy agar anak terus begerak dan tidak mudah lelah. (sumber : www.suara.com)
Produk olahan susu yang kaya kalsium seperti keju cheddar menurut penelitian yang dilakukan oleh National Library of Medicine ternyata dapat meningkatkan kepadatan tulang pada anak-anak. Jadi makin suka kan dengan keju yang lembut di mulut ini.
Bisa Dikreasikan Ke Dalam Berbagai Menu Makanan
Keju cheddar kraft terbukti mampu memenuhi 30 persen kebutuhan gizi anak-anak akan kalsium harian, sumber vitamin D serta protein yang berperan penting untuk tumbuh kembang anak. Rasanya yang enak dan gurih disukai anak-anak, sehingga bisa dikreasikan dalam berbagai makanan.
Bunda bisa menjadikan keju cheddar kraft sebagai toping di atas roti, bolu kukus atau es krim. Selain itu bisa juga dijadikan bahan makanan bergizi untuk anak-anak. Seperti omelet tomat keju, kue kering kastengel, pisang keju, dan banyak lagi yang lainnya.
KRAFT cheddar menjadi pilihan terbaik untuk membuat berbagai macam kreasi makanan yang lezat dan bernutrisi untuk buah hati. Alasannya karena KRAFT cheddar sudah memenuhi standart keaslian keju dan diperkaya dengan nutrisi yang tercantum di dalam label kemasan.
Kampanye #KejuAsliCheck yang Menyenangkan dan Mendidik

Keju cheddar banyak beredar di pasaran. Namun tidak sedikit ibu-ibu yang kesulitan memilih keju cheddar yang komposisi bahan bakunya tepat dan berkualitas baik untuk si buah hati.
Sebagai pecinta keju, pilihan saya selalu jatuh pada keju Cheddar Kraft. Alasannya selain rasanya yang memang gurih dan lezat, kandungan gizinya juga pas untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, terutama anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
Masalahnya tidak semua keju itu terbuat dari keju Cheddar asli dan tidak semua bunda mengetahui tentang fakta ini.
Hasil survey yang dilakukan oleh Keju Cheddar Kraft terhadap konsumennya, terbukti ada 50 persen responden ibu-ibu yang mengkonsumsi keju setiap hari. Dimana 61 persennya ternyata tidak tahu bahwa keju yang dikonsumsinya terdiri dari bahan dasar keju cheddar.
Fakta mengejutkan lainnya menyebutkan bahwa 77 persen dari ibu-ibu yang katanya terbiasa membaca label pangan, ternyata 48 persennya tidak tahu bagaimana cara membaca susunan komposisi yang benar. Miris kan.
Itulah kenapa Kraft mengadakan kampanye #KejuAsliCheck yang tujuannya untuk memberikan edukasi kepada para bunda mengenai cara membaca label pangan pada kemasan keju cheddar yang ada di pasaran.
Kampanye #KejuAsliCheck mengajak para bunda untuk pintar memilih produk keju yang tepat dan berkualitas. Caranya dengan melihat bahwa keju menjadi komposisi utama yang tertulis pada label pangan kemasan. Hal ini dikarenakan tidak semua keju cheddar yang beredar di pasaran berbahan dasar keju cheddar.
Pernyataan tersebut diungkapkan langsung oleh Dian Ramadianti, senior marketing manager dari Keju Kraft pada acara Virtual Press Conference peluncuran kampanye #KejuAksiCheck pada 3 Desember 2021 kemaren.
Menurut kak Dian, pencantuman label pada produk pangan olahan seperti keju cheddar sudah diatur dalam Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) No 31 tahun 2018 mengenai Label Pangan Olahan, yaitu :

Memastikan keju pada urutan pertama komposisi (bukan air atau tepung)
Aturan BPOM menyebutkan bahwa aturan penulisan komposisi bahan yang benar adalah dari komposisi terbanyak sampai yang terendah. Untuk itu pastikan bahan utama keju berada pada posisi pertama dalam urutan label pangan.
Urutan pertama yang menyebutkan keju cheddar mempunyai arti bahwa keju cheddar tersebut memang memiliki komposisi keju cheddar yang terbanyak. Bukan bahan air atau tepung. Para mom dan bunda harus bisa memastikan komposisi keju ada di urutan pertama sebelum memutuskan untuk membelinya.
Memiliki Klaim Nutrisi Pada Kemasan
Nutrisi pada kemasan keju juga harus terlihat jelas. Pada keju Cheddar, terlihat ada kandungan Calcimilk di dalamnya. Dimana Calcimilk ini kaya akan kalsium, protein dan juga vitamin D yang berguna untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan. Nutrisi lainnya sudah ada dalam kemasan.
Pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga sangat mengapresiai kampanye #KejuAsliCheck yang diadakan oleh Kraft ini.
Melalui Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Konsumen Badan POM, Dra. Indriemayantie Asri Gani, Apt, BPOM mengapresiasi masyarakat dan setiap pelaku usaha yang selalu mengecek label pangan terlebih dahulu sebelum membeli produk makanan, termasuk keju.
Keju cheddar yang dihadirkan oleh KRAFT sudah memenuhi semua kriteria kampanye #KejuAsliCheck, yaitu berbahan utama keju asli New Zealand dengan penamaan pada label pangan terletak di urutan pertama komposisi bahan. Selain itu juga ada kandungan Calcimilk yang kata kalsium, protein dan juga vitamin D yang bagus untuk masa pertumbuhan anak-anak.
Berbagai keunggulan keju cheddar KRAFT ini dapat dilihat langsung pada kemasannya, sehingga para bunda dapat lebih mudah memastikan manfaatnya bagi si buah hati. Rasanya juga lezat dengan gurih keju yang khas dan tanpa perisa tambahan.
Nah selain kedua hal di atas, perlu diperhatikan juga untuk melakukan 5 Cek sebelum memutuskan membeli bahan makanan termasuk keju. 5 C tersebut diantaranya :
- Ceklis
- Cek kemasan
- Cek label
- Cek izin edar
- Cek Kadaluarsa
Bagaimana bunda? Sudah melakukan semuanya. Pastikan untuk tidak melewatkan info penting ini ya. Agar kita bisa memilih produk makanan yang tepat untuk buah hati kita. Sekalian ajak anak-anak belanja bersama agar kita bisa menunjukkan langsung produk keju terbaik untuk mereka dan bagaimana cara memilihnya. Wisata keluarga yang sederhana seperti ini pasti menyenangkan.
Untunglah selama ini saya selalu melakukan cek label pangan di setiap kemasan sebelum membelinya. Hal yang sama saya lakukan ketika membeli keju Cheddar Kraft. Anak-anak suka menirukan saya dengan mengecek label pangan. Gemesin lihatnya.
Keju cheddar kraft rasanya enak dan gurih, tidak hanya disukai anak-anak. Melainkan juga orang dewasa seperti saya dan suami. Yuk bunda, pastikan membeli keju cheddar Kraft untuk membuat kreasi makanan bersama keju. Anak-anak suka, ayah dan bunda juga suka.
**
Referensi :


20 Comments. Leave new
Mengenal dan merasakan manfaat kandungan gizi keju kraft semenjak dahulu, sampai sekarang citarasa keju Kraft masih oke
keju cheddar kraft memang oke dari dulu kak.
Saya juga pecinta keju sih… Nggak nyangka ternyata pada masanya keju malah digunakan sebagai makanan penambah stamina ya. Kudu benar nih saat memilih keju. Paling nggak yang bahan dan kandungannya jelas ya.
bener mbak. harus jelas dan tegas.
Makasih infonya lho. Saya juga penggila keju. Pokoknya suka banget semua makanan yang ada kejunya, kayak pizza, pasta, cheeseburger dan lainnya. Bahkan mie instan aja dipakein keju yang banyak sampe luber-luber. Sering beli keju Cheddar juga, rasanya lezat banget……
wah sama kayak anak saya dong kak. emang keju itu enak dan bergizi. saya yang awalnya biasa aja jadi suka juga.
Keju Chedar emang pilihan keluarga. Di rumah juga selalu stok itu Mbak. Terpercaya sih.
Saya nih salah satunya yang tahunya keju ya terbuat dari susu. Titik. Ga lihat komposisi. Lihatnya di harga saat promo. Khas emak-emak pejuang ekonomi. Hihihi
hihhi. sekarang enggak lagi kan mbak. semangat. dulu saya juga gitu. eh
Gampang mau dijadikan resep apa aja mah Cheddar Kraft ini. Keju andalan waktu anak-anak MPASI. Paling favorit itu bikin jasuke, jagung susu keju.
wah udah dicobain ke segala macam makanan ya mbak. enak nih
Wah, ternyata kandungan kalsium, protein dan juga vitamin D bagus banget untuk mendukung tumbuh kembang anak. Bagus banget nih.
bagus pakai banget kak. cocok untuk anak-anak dan juga orang dewasa
Bahkan kalau sekadar dicemil atau dikudap, keju cheddar KRAFT ini juga enak ya Mbak. Apalagi ditabur ke roti dan kue, jadi pengen coba
cobain uda. enak loh.
Di rumah selalu sedia keju Cheddar nih. Produknya terpercaya sih.
sedaaap. mantap pak guru
selalu sedia ya pak guru.
Keju cheddar udah lama banget saya kenal. Sejak kecil malah. Namun baru setelah dewasa merasakan gimana rasanya keju. Aku kira manis, eh asin ternyata 😀
keju yang manis itu kayak gimana kang? apa kayak aku? wkwkwk