
Punya permasalahan kesehatan telinga memang cukup menganggu bagi saya. Alergi makanan yang membuat telinga saya sejak kecil gatal. Jika gatal biasa sih gak ada masalah ya. Tapi setelah gatal dan digaruk, muncul bekas luka dan akhirnya meradang, bagaimana dong?
Parahnya luka tersebut bisa merambat sampai ke bagian dalam telinga dan sisi telinga satunya lagi. Pernah sampai keluar cairan berwarna hijau dari dalam telinga dan bagian daun telinga keluar nanah, seperti membusuk.
Saya masih ingat diantar mama ke dokter THT untuk memeriksakan kondisi telinga saya ketika saya masih SMA dulu. Awalnya saya tak tahu jika masalah telinga saya ternyata hanya karena alergi. Artinya kondisi tersebut bisa sembuh, dan bisa kembali lagi jika saya masih mengkonsumsi kacang atau udang secara berlebihan. Hiks, padahal kedua makanan itu kan enak. Jadi susah kalau harus menghilangkan kenikmatan makan kacang atau udang goreng.
Alhamdulillahnya lagi, kondisi telinga saya tidak kembali memburuk. Itu karena saya menuruti aturan dokter untuk mengurangi makan kacang dan udang secara berlebihan. Meskipun kadang masih suka ngemil sih. hehe.
Kondisi telinga saya bukan berarti baik-baik saja. Dikatakan sembuh, belum tentu juga. Tapi dikatakan sakit ya tidak juga. Semua tergantung kebiasaan saya untuk mengurangi alergi makanan. Untuk memastikan kondisi telinga saya itulah akhirnya saya periksa lagi ke dokter THT setelah sekian lama tidak periksa.
Daftar Isi
Pengalaman Periksa Kesehatan Telinga di Klinik THT Terpadu Malang

Rabu, 30 Juli 2025 saya akhirnya memutuskan datang ke Klinik THT Terpadu Malang untuk memeriksakan kesehatan telinga saya. Senang sekali akhirnya saya menemukan klinik THT yang fasilitasnya lengkap dan ditangani dokter spesialis THT profesional seperti di Klinik THT Terpadu Malang. Haduh, kemana saja saya selama ini.
Mungkin karena saya menganggap kesehatan telinga saya masih normal, makanya saya menyepelekan untuk tidak memeriksakannya lagi. Terakhir periksa telinga, seingat saya ketika saya masih bekerja di Jakarta 10 tahhun yang lalu. Lama sekali ya. Selama ini, saya membiarkan saja kondisi telinga saya dengan menjaga pola makan saya. Terutama mengurangi makan kacang dan udang.

Setelah saya periksa kesehatan telinga ke Klinik THT Terpadu Malang, saya baru menyadari bahwa apa yang saya lakukan itu ternyata kurang tepat. Saya harus lebih memperhatikan kesehatan telinga saya karena ternyata saya punya permasalahan lain yang cukup kompleks, yaitu produksi kotoran telinga yang berlebihan.
Kondisi ini menurut dokter dipengaruhi oleh hormon. Sementara hormone setiap orang kan berbeda-beda. Pada kondisi yang saya alami, hormone yang mempengaruhi produksi kotoran telinga saya lebih banyak, sehingga telinga saya selalu kotor. Bahkan bisa menumpuk hingga di bagian dalam.
Malu sih saya mengakui jika saya memang merasakan kelebihan kotoran telinga. Selama ini saya selalu membersihkannya menggunakan ujung jari. Salah lagi kata dokter. Karena membersihkan telinga dengan jari atau alat seperti cutton bad justru akan membuat kotoran semakin masuk ke bagian dalam telinga. Satu-satunya cara yang efektif yaitu membersihkan telinga dengan cairan.

Lega rasanya ketika telinga saya akhirnya dibersihkan oleh dokter. Cairan yang dimasukkan ke dalam telinga saya benar-benar membuat telinga saya terasa bersih dan segar. Tidak ada rasa sakit sama sekali. Justru sebaliknya saya merasa plong karena kotoran telinga saya keluar bersamaan cairan yang ikut keluar. Lega.
Oh iya, sebelum diberi cairan, telinga saya diperiksa dulu ya. Dokter THT menggunakan alat yang diarahkan ke bagian dalam telinga saya. Gunanya untuk meneropong apa saja sih yang ada di dalam telinga saya. Asyiknya lagi, saya bisa melihat perjalanan alat tersebut di layar yang terpampang di depan saya.
Kaget sekaligus malu ketika saya melihat banyak sekali kotoran telinga saya. Untung dokterya baik dan ramah. Dengan sabar, beliau menjelaskan jika kondisi telinga saya itu wajar. Hanya hormone saja yang membuat produksi kotoran telinga saya berlebihan. Mungkin karena ada hubungannya dengan alergi makanan yang saya alami. Jadi kotoran telinga saya berfungsi untuk menangkal rasa alergi yang terjadi.
Keunggulan Klinik THT Terpadu Malang

Saya merasakan betul kenyamanan berobat di Klinik THT Terpadu Malang. Penanganannya tepat dan cepat. Sangat sesuai dengan kondisi telinga saya yang memang butuh dibersihkan. Fix, saya harus balik lagi ke sana untuk kontrol 6 bulan lagi. Soalnya lega banget rasanya saat telinga saya dibersihkan pakai cairan bening pembersih telinga.
Sukanya lagi, Klinik THT Terpadu Malang ini punya banyak kelebihan loh, yaitu :
-
Lokasi Strategis
Klinik THT Terpadu Malang terletak di lokasi yang strategis loh. Tepatnya di pinggir jalan besar sehingga terlihat sekali dan mudah ditemukanm yaitu di Jalan Cengkeh No 63 Malang.
Kalau kamu bingung, Jl Cengkeh itu ada di area Jalan Soekarno Hatta Malang. Kalau dari arah Arjosari, kamu pastikan saja menemukan EMADOS. Nah setelah EMADOS ada pertigaan ke kiri, kamu belok kiri saja dan jalan terus. Jl Cengkeh ada di bagian kanan kanan jalan.
Klinik THT Terpadu Malang kelihatan kok di seberang jalan. Kamu tinggal nyebrang saja dan bisa parkir mobil di depan Klinik. Parkirannya luas kok. Cukup untuk memarkir kendaraan kamu.
-
Dokter THT ramah dan profesional

Satu hal yang paling saya sukai dari Klinik THT Terpadu Malang ini adalah dokter spesialis THT yang super ramah dan profesional. Begitu saya masuk ke dalam ruangan, saya langsung disambut hangat oleh dokter. Rasa grogi yang sebelumnya hinggap di hati saya mendadak hilang dengan keramahan sang dokter.
Ada seorang perawat yang menemani dokter di ruangan rawat. keduanya juga sama-sama ramah dan memberikan kesempatan kepada saya untuk menceritakan kondisi kesehatan telinga saya. Tak disangka kan jika dokter menanggapi setiap keluhan saya dengan tepat.
Jawaban dari dokter sangat mengena dan sesuai dengan yang saya inginkan. Saya jadi paham dengan kondisi telinga saya dan siap untuk diperiksa. Kabar baiknya, semua dokter yang ada di Klinik THT Terpadu Malang merupakan dokter spesialis THT yang sudah berpengalaman dan profesional.
-
Fasilitas Lengkap

Oh iya, fasilitas kesehatan di Klinik THT Terpadu Malang sudah lengkap ya. Bahkan bisa dikatakan terlengkap se-Kota Malang. Karena ada peralatan untuk mengetes pendengaran yang tidak ada di rumah sakit besar sekalipun. Menurut perawatnya, pasien dari rumah sakit yang ingin mengetes pendengaran, dirujuknya ya di Klinik THT Terpadu Malang ini. Mantap kan.

Di dalam klinik THT Terpadu ada ruang tunggu, tempat pendaftaran, ruang konsultasi dokter, ruang perawatan, ruang operasi kecil, sampai ruang untuk tes pendengaran. Bahkan apotek juga ada loh. Semua layanan pasien sudah ada dalam satu lokasi. Konsep ini disebut sebagai konsep layanan holistik.

Dengan konsep layanan ini, pasien jadi mendapatkan kemudahan dalam perawatan. Karena tak perlu mencari lokasi lain di luar klinik untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan. Bahkan untuk menebus obat pun sudah disediakan apotek. Tak perlu mencari obat di apotek lain.
-
Penanganan Cepat dan Tepat

Penanganan medis di Klinik THT Terpadu Malang ini cepat dan tepat loh. Buktinya saya langsung diperiksa setelah dokter selesai menjelaskan mengenai kronologi kesehatan telinga saya. Kaget banget karena sat set kerjanya.
Saya sempat takut karena mengira pemeriksaan telinga itu sakit. Ternyata tidak woy. Saya hanya perlu melihat bagian dalam telinga saya yang kotor banget. Hiks. Lewat monitor yang diarahkan ke bagian telinga saya. Dokter memberitahu jika yang saya lihat di monitor itu adalah kotoran telinga saya yang memang diproduksi berlebihan oleh hormone di dalam tubuh.

Setelah melihat kondisi bagian dalam telinga saya, dokter langsung membersihkan dengan memasukkan cairan melalui alat suntik panjang. Maksud saya bentuknya seperti alat suntik, tapi tidak ada jarum suntiknya. Seperti wadah yang isinya adalah cairan yang nantinya disemprotkan ke bagian dalam telinga saya.
Sumpah rasanya dingin banget dan nyegerin. Jauh dari rasa sakit yang sebelumnya sudah saya takutkan. Enaknya lagi, cairan yang dimasukkan tadi akan kembali keluar membawa kotoran telinga saya yang tadinya menyebar di bagian dalam telinga saya. Plong rasanya. Beneran cepat dan tepat.
Bukan hanya telinga saya saja yang diperiksa, tapi juga hidung dan tenggorokan karena ketiga organ tersebut saling berhubungan. Alhamdulillah hidung dan tenggorokan saya tidak bermasalah. Hanya telinga saja yang bermasalah dan membutuhkan penanganan medis.
-
Staf Ramah dan Responsif

Tidak hanya dokternya saja yang ramah loh. Perawat dan staf yang ada di Klinik THT Terpadu Malang juga ramah dan menyenangkan. Saya dipersilahkan duduk di depan ruang tunggu dokter, ketika menunggu antrian masuk ruangan dokter. Stafnya full senyum.
Perawatnya juga ramah dan menyapa halus saya di ruangan dokter. Semua tenaga medis yang ramah dan menyenangkan tersebut tentu saja membuat pasien merasa nyaman dong. Berobat jadi tenang dan tak lagi menakutkan.
Mengenal Pemeriksaan di Klinik THT Terpadu Malang

Klinik THT Terpadu Malang tidak hanya melakukan pemeriksaan telinga biasa loh. Ada 2 macam pemeriksaan telinga yang sangat dibutuhkan pasien, yaitu :
-
Pemeriksaan Alergi
Pemeriksaan utama di Klinik THT Terpadu Malang yaitu pemeriksaan alergi. Tujuannya untuk membantu diagnosa dokter dalam menangani masalah kesehatan Telinga Hidung dan Tenggorokan yang berkaitan dengan alergi.
Cocok banget kan dengan saya yang memang alergi makanan. Makanya saya merasa beruntung bisa berobat ke Klinik THT Terpadu Malang karena saya bisa mengobati alergi saya dan mengurangi masalah telinga yang cukup menganggu.
-
Pemeriksaan VHIT
Pemeriksaan VHIT atau Video Head Impulse Test, yaitu pemeriksaan khusus yang dilakukan untuk mendeteksi adanya vertigo pada pasien. Pemeriksaan ini dilakukan menggunakan alat khusus untuk memeriksa kemampuan telinga menangkap gelombang suara.

Ruang tes pendengaran. Sumber gambar : dok.pri
Sebagai informasi tambahan nih. Saya juga mencoba memeriksa kemampuan pendengaran saya loh. Hal ini saya lakukan mengingat pendengaran di telinga kiri dan kanan saya berbeda. Untuk memastikan keluhan saya, akhirnya saya mengetesnya juga. Hasilnya terlihat dari bukti pemeriksaan telinga saya di bawah ini.
Saya memang belum memahami betul bahasa medis untuk penananan masalah telinga. Tapi dari diagnosa yang dilakukan, memang ditemukan bahwa telinga kiri saya lebih baik pendengarannya dibandingkan dengan telinga kanan. Untunglah ambang dengar dextra sinistra saya masih dalam batas normal. Artinya saya belum budeg beneran. Hehehe.
Keren banget deh pemeriksaaan telinga di Klinik THT Terpadu Malang. Lengkap dan detail banget. Dokternya ramah, perawatnya cekatan dan peralatan medisnya memadai.
Jadi buat kamu yang masih bingung mencari tempat yang cocok untuk memeriksa kesehatan telinga, langsung saja datang ke Klinik THT Terpadu Malang. Rekomendasi terbaik deh dari saya buat kamu yang membutuhkan solusi tapi untuk mengatasi masalah kesehatan telinga, hidung dan tenggorokan kamu.
Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi nomor (0341) 4376509 atau .0858-5657-8707. Kamu juga bisa mengunjungi website resminya di https://www.klinikthtterpadu.com .
Segera bikin janji temu ya agar permasalahan kesehatan THT kamu dapat segera teratasi. Sekali lagi alamatnya ada di Jl. Cengkeh no 63 Malang ya. Catet.
**

