
Pernah mendengar istilah shibori ?
Saya sih belum. Masih asing di telinga saya. Tapi begitu saya dikenalkan dengan shibori, excited banget dong karena istilah shibori ternyata berhubungan dengan teknik pencelupan warna pada kain.
Bukan pencelupan warnanya yang membuat saya tertarik. Tapi proses pembuatannya dan juga sejarahnya yang mengandung nilai budaya. Sejarahnya panjang buk ibuk. Belum lagi penyebutan yang disematkan kepadanya. Batiknya Indonesia yang berasal dari Jepang. Wah.
Kalau mendengar kata batik, kita langsung mengerti ya. Karena batik sudah menjadi ciri khas bangsa Indonesia yang sudah mendunia. Tapi bagaimana dengan batik Indonesia tapi asalnya dari Jepang.
Apakah batik Indonesia atau shibori ini bukan berasal dari Indonesia, tapi karyanya bangsa Jepang? Kok bisa disebut batiknya Indonesia?
Tenang, sabar. Tebakan teman-teman ada benarnya.
Shibori memang bukan berasal dari Indonesia, melainkan dari negeri Sakura. Jepang. Tapi proses pembuatannya mirip dengan pembuatan batik. Karena itulah disebut sebagai batiknya Indonesia yang berasal dari Jepang.
Meskipun bukan berasal dari Indonesia, tapi shibori cukup diminati di industry kreatif anak bangsa loh. Terutama di bidang fashion karena motifnya yang beragam dan menarik. peluang bisnisnya juga masih terbuka lebar karena segmen pasarnya luas.
Kain shibori bukan hanya bisa dibuat untuk baju, tapi juga bisa untuk aksesoris, kain potongan, seprei, sarung bantal dan bahan lainnya.
Daftar Isi
- 1 Mengenal Apa Itu Shibori?
- 2 Teknik Pembuatan Shibori
- 3 Belajar Teknik Shibori Bersama Hamparan Rintik
- 4 Mengenal Hamparan Rintik
- 5 Cara Membuat Kain Shibori Ala Hamparan Rintik
- 6 Karakter yang Harus Dimiliki Pebisnis Shibori di Indonesia
- 7 Internetnya Indonesia Sebagai Wadah Penyebar Informasi yang Positif
- 8 IndiHome Ikut Ambil Bagian Dalam Menyebarkan Pengetahuan
- 9 Manfaat Internet dalam Mengenalkan Shibori Sebagai Batiknya Indonesia
- 10 Kesimpulan
Mengenal Apa Itu Shibori?

Shibori adalah istilah dari Jepang yang berasal dari kata “Shiboru”, artinya teknik pewarnaan kain dengan memanfaatkan ikatan dan juga celupan untuk menentukan sebuah motif tertentu.
Teknik ini sangat populer di Jepang dan sudah digunakan selama lebih dari 600 tahun yang lalu. Tepatnya sejak abad ke 8. Lama juga ya.
Istilah penyebutannya pun beragam. Di Pulau Jawa, Shibori dikenal dengan istilah Jumputan, di Banjarmasin disebut sasirangan, sementara di Palembang disebut dengan istilah Pelangi dan tie dye dalam bahasa Inggris.
Meskipun penyebutannya berbeda, pada dasarnya teknik pembuatannya mirip yaitu sama-sama menggunakan teknik halang rintang.
Pembedanya dengan batik adalah bahan yang dipakai untuk halang rintang. Kalau batik menggunakan malam, maka shibori menggunakan penekanan pada kain berupa lipatan, ikatan bahkan jahitan.
Halang rintang inilah yang mencegah warna meresap pada serat kain, sehingga menciptakan corak tertentu tergantung dari bentuk penekanan yang dibuat.
Teknik Pembuatan Shibori

Shibori memiliki ciri khas pada corak warna yang ada pada kainnya. Corak tersebut berasal dari beberapa penekanan seperti lipatan, ikatan bahkan jahitan. Perbedaan corak ini terbentuk dari perbedaan teknik pembuatan shiborinya.
Pada dasarnya ada 6 teknik pewarnaan shibori yang sudah dikenal, yaitu :
-
Kanoko Shibori
Kanoko Shibori adalah corak berbentuk lingkaran yang dibuat dengan mengikat kain dengan benang secara acak, atau melipat kain baru kemudian diikat.
Perpaduan ikatan dan lipatan inilah yang meninggalkan jejak motif pada kain shibori berupa lingkaran yang acak.
-
Miura Shibori
Miura shibori termasuk corak yang dihasilkan dengan cara mengikat kain menggunakan benang di tempat yang kita inginkan. Tak perlu menyeragamkan ikatan agar terlihat senada. Kita bebas mau mengikat di bagian mana saja sesuai selera kita.
Hasil yang ditunjukkan tentu saja lingkaran dengan letak yang juga acak. Motif ini terlihat menarik karena terlihat seperti abstrak. Pemula cocok memakai teknik ini karena lebih mudah dan bisa dilakukan secara mandiri di rumah.
-
Arashi Shibori
Arashi shibori adalah corak berbentuk badai pada kain yang bisa dibuat dengan cara melilitkan kain pada sebotong pipa secara diagonal.
Setelah pewarnaan selesai dan ikatan pada kain dilepas, akan terbentuk motif berbentuk seperti badai atau dalam bahasa Jepang disebut sebagai Arashi.
-
Itajime Shibori
Tajime shibori adalah motif kotak kotak yang dibentuk dari ikatan antara dua batang kayu yang diikat dengan benang atau karet.
Jika tak ada kayu, bisa digantikan dengan stik es krim yang lebih kecil. Ikat kedua ujung stik es krim dengan kuat menggunakan tali atau karet atau benang. Motif kotak kotak yang dihasilkan dari teknik ini cantik sekali.
-
Kumo Shibori
Kumo shibori adalah motif kain yang berbentuk seperti jaring laba-laba yang unik dan cantik. Cara membuatnya yaitu dengan cara mengikat salah satu ujung kain menggunakan benang. Lipatan yang dbentuk pun harus seteliti mungkin, sehingga ketika dibuka ikatannya terbentuk jaring laba-laba yang cantik.
Kumo shibori memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi daripada teknik yang lainnya. Itukah kenapa harga jualnya juga tinggi karena tak mudah dalam membuat motif jaring laba-laba.
-
Nui Shibori
Jika teknik lainnya menggunakan metode ikatan dan lipatan, maka Nui shibori menggunakan jahitan di beberapa bagian kain. Motif yang dihasilkan nanti akan sesuai dengan pola jahitan yang dibuat.
Pola jahitannya seperti apa? Tergantung kreativitas pembuatnya dong. Semakin kreatif, semakin unik dan bagus hasilnya.
Belajar Teknik Shibori Bersama Hamparan Rintik

Teknik shibori ini sebenarnya sudah sering didengar di dunia fashion loh. Corak dan motifnya yang unik membuat banyak desain pakaian mempelajarinya dan membuatnya menjadi bisnis yang menjanjikan. Baik bisnis mengenai edukasi tentang cara pembuatannya, sampai bisnis pakaian atau kain menggunakan kain shibori.
Hamparan rintik termasuk salah satu akun sosial media yang berfokus pada fashion menggunakan kain shibori. Pemilik akunnya bernama Fikrah Ryanda Saputra atau yang akrab disapa Fiko. Saya mengenalnya pertama kali saat mengikuti pelatihan UMKM yang diadakan oleh dinas pariwisata kota Malang.
Fiko supel sekali dan gampang akrab. Laki-laki yang masih muda dan energik tersebut memakai baju yang dibuatnya dari kain shibori. Motif abstrak dengan pola yang unik. Dengan lugasnya, Fiko memperkenalkan mengenai bisnis shibori yang dijalankannya sejak kuliah kepada teman-teman di tempat pelatihan. Termasuk kepada saya.
Singkat cerita saya pun tertarik untuk mempelajari teknik shibori yang menurut saya unik ini. Kesempatan belajar teknik shibori pada kain, saya peroleh pada kelas yang diadakan oleh hamparan rintik pada tanggal 12 Juli 2022 kemaren.
Mengusung tema membuat sprei dengan teknik shibori dan ecoprint, saya dan beberapa teman blogger pun ikut memeriahkan kelas dan belajar sama-sama mengenai teknik pewarnaan yang khas ini.
Oh iya, sebelum membahas soal kelas shibori, kita kenalan dulu yuk sama hamparan rintik.
Mengenal Hamparan Rintik

Menurut Fiko sang pemilik bisnis shibori ini, hamparan rintik diambil dari kata babaran titik yang artinya kumpulan titik. Terinspirasi dari kata batik dan juga kumpulan air yang menyerap serat kain pada proses pewarnaan kain.
Filosofinya pun cukup mendalam, yaitu dalam membuat kain itu butuh proses dan banyak pemikiran. Saya melihatnya sendiri.
Dalam membuat satu kain shibori yang dijadikan sprei, butuh waktu kurang lebih 3 jam untuk shibori untuk proses ikat dan pencelupan warna. Setelah itu butuh satu minggu pengeringan sebelum kain benar-benar bisa digunakan. Lama juga ya.
Pantas saja harga kainnya lumayan mahal, proses pembuatannya saja lama dan teknik pencampuran warnanya harus sesuai takaran. Tidak boleh keliru.
Fiko menjalankan bisnis shibori ini sejak tahun 2017. Saat itu Fiko masih berstatus mahasiswa dan juga penyiar radio. Kreatif banget kan.
Awal usahanya hanya pada hijab printing saja. Namun seiring perkembangan jaman dan meningkatnya minat masyarakat akan teknik shibori, produknya pun bertambah menjadi kain lembaran dan juga baju sesuai pesanan. Selain itu hamparan rintik juga melayani sewa kain untuk properti dekorasi, wardrobe untuk photoshoot untuk personal, keluarga maupun pasangan prewedding.
Kerennya lagi, hamparan rintik tidak hanya fokus jualan. Melainkan juga melakukan pembinaan dan edukasi bersama beberapa komunitas. Selain itu ada juga pembinaan kepada teman-teman disabilitas di kota Malang bekerja sama dengan komunitas Omah Gembira. Edukatif sekali.
Memulai bisnis dengan modal awal kain sprei bekas, Fiko terus mengembangkan bisnisnya dengan target market perempuan usia 18 sampai 35 tahun. Saat ini hamparan rintik bahkan membuka kesempatan magang untuk mahasiswa seni rupa dan busana yang ingin memperdalam pengetahuan mengenai teknik shibori dan teknik pewarnaan kain yang lain.
Cara Membuat Kain Shibori Ala Hamparan Rintik

Cara membuat kain shibori sebenarnya cukup mudah. Bagian yang sulit adalah membuat mordant atau pewarnaan pakaiannya. Ada rumusnya tersendiri sehingga didapatkan cairan yang pas dan bertahan lama menempel di kain.
Teknik shibori yang saya pelajari bersama hamparan rintik adalah teknik kanoko shibori dan itajime shibori atau corak lingkaran dan persegi panjang. Alat yang digunakan untuk membuat corak tentu saja karet gelang, tali, stik es krim dan jepit jemuran.
Oh iya, kain yang dipakai awalnya berwarna putih ya. Lalu dimordant sehingga warnanya jadi kuning kecoklatan. Mordant adalah penguatan kain sehingga warnanya bisa melekat erat ke serat kain.
Rumus mordant ala hamparan rintik yaitu :
- Air 1500 ml
- Cuka 5 sdm
- Baking Soda 50 gr
- Tawas 150 gr
- Tunjung 15 gr
- Soda ash 50 gr
Rumus mordant ini bisa berubah tergantung pengrajin shibori ya. Jadi tergantung kreativitas pengrajinnya. Kalau sering nakar, lama-lama tahu sendiri kok mana yang pas. Begitulah kira-kira.
Nah setelah kain siap, proses shibori pun bisa langsung dimulai, yaitu :
- Melipat kain spresi yang persegi panjang menjadi dua sama panjang dalam satu sisi. Lalu dilipat lagi ke bagian sisi luar hingga membetuk lipatan pendek dan memanjang.
- Bagi kain menjadi dua. Bagian yang terang digunakan untuk teknik ecoprint, dan sisanya untuk shibori. Bagian ecoprint dibungkus dengan kresek atau plastik dan diikat kuat agar warna tidak meresap masuk ke serat kain.
- Lakukan penjepitan pada kain. Bisa menggunakan karet gelang, jepit jemuran sampai stik es krim yang kedua ujungnya diikat menggunakan kain atau karet gelang.
- Penjepitan bisa dilakukan di beberapa tempat, sesuai dengan selera kita. Buat sekreatif mungkin untuk mendapatkan pola yang unik dan khas.
- Kain yang sudah dijepit dimasukkan ke pewarna kain yang sebelumnya sudah ditakar dengn perhitungan yang pas. Pencelupan dilakukan saat warna biru menjadi hijau. Tunggu sampai warna meresap.
- Jemur kain tanpa langsung terkena matahari. Tunggu 3 sampai menit, lalu celupkan lagi ke warna biru. Lakukan berulang kali sampai didapat warna biru yang matang. Biasanya 6 sampai 8 kali pencelupan.
- Lepas ikatan setelah 6 atau 8 kali pencelupan dan lihat bagaimana motif mulai terbentuk. Jemur sebentar di bawah sinar matahari atau diangin-anginkan.
Selesai deh. Lanjut ke teknik ecoprint atau mencetak kain dengan menggunakan bahan alam. Teknik ini bisa dipakai atau tidak. Tergantung keinginan dan juga kebutuhan.
Karakter yang Harus Dimiliki Pebisnis Shibori di Indonesia

Bisnis fashion termasuk salah satu produk industry kreatif yang mengusung budaya setempat. Kebanyakan di dalamnya mengandung kearifan lokal seperti halnya shibori ini. Batik Indonesia yang berasal dari Jepang.
Kalau ditanya seberapa banyak sih sumbangsih industry kreatif terhadap perekonomian negara. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Badan Pusat Statistik (BPS) melalui surveinya menyebut angka 7,38% terhadap total perekonomian nasional pada tahun 2016. Dari jumlah itu 18,15% nya berasal dari bidang fashion. (sumber : www:mnews.co.id )
Meskipun berada di posisi kedua sebagai penyumbang perekomian negara paling banyak setelah kuliner, fashion tetap menjadi incaran para pebisnis untuk ikut membangun perekonomian negara.
Kenyataannya, bisnis fashion tidak hanya untuk pakaian saja. Melainkan juga aksesoris, kosmetik, gaya rambut sampai wardrobe untuk photoshoot seperti yang dilakukan hamparan rintik.
Dalam bisnis fashion, hamparan rintik memperhatikan beberapa karakterisasi yang digunakan untuk mengembangkan usaha di bidang fashion, seperti :
-
Detail
Kain shibori memiliki detail yang khas. Model lipatan dan ikatan yang digunakan tidak ada di tempat lain. Hasilnya pun berbeda-beda dan menarik. Detail corak yang dihasilkan shibori sangat beragam tergantung dari kreativitas pembuatnya.
-
Kritis
Pemilik bisnis fashion haruslah bisa kritis terhadap perkembangan bisnis yang dijalaninya. Melek teknologi untuk mengetahui inovasi seputar produk yang dihasilkan, sehingga perkembangan bisnisnya pun dapat berjalan maju. Kritis diperlukan untuk menciptakan inovasi dan kreativitas dalam berkarya.
-
Pintar Mengamati
Pebisnis haruslah bisa mengamati apa yang terjadi di dunia fashion, terutama kebutuhan masyarakat terhadap produk fashion yang dihasilkan. Dengan pengamatan yang tepat, pebisnis dapat menghasilkan produk sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Seperti hamparan rintik yang menyasar target konsumen perempuan usia 18 sampai 35 tahun. Produk yang dihasilkan awalnya hanya scraf. Namun seiring dengan permintaan dan kebutuhan masyarakat, produk shibori yang dihasilkan pun bertambah menjadi kain satuan, kaos, sarung bantal sampai kain untuk photoshoot.
-
Memahami Produk yang Dihasilkan
Pebisnis harus memahami betul produk knowledge yang dihasilkan. Sebagaimana Fiko yang sangat memahami bagaimana membuat kain shibori dan memberikan edukasi berupa pelatihan untuk menyalurkan wawasan tentang shibori.
Dengan memahami produk yang dihasilkan, pebisnis akan dinilai professional dan bisnisnya pun dapat berkembang.
-
Independen
Perkembangan bisnis fashion terus meningkat dengan munculnya berbagai produk fashion yang lain. Shibori juga harus bisa independen dengan mengandalkan ciri khasnya dan juga kearifan lokal yang dimilikinya.
Terbukti saat ini shibori dilirik banyak peminat fashion dan bahkan menjadikannya produk utama dalam membuat brand fashion tertentu. Sering-seringlah melihat perkembangan bisnis dan tetap menjadi diri sendiri
-
Senang Menganalisa
Ada banyak pebisnis shibori di tempat lain. Misalnya Endang Widowati yang berasal dari Jogja. Dengan pengetahuannya mengenai pembuatan kain shibori, Endang membagi ilmunya kepada ibu rumah tangga di sekitar tempatnya tinggal.
Pebisnis shibori harus bisa menganalisa dan mengamati perkembangan bisnis shibori di tempat lain. Lalu melihat peluang yang bisa digunakan untuk mengembangkan bisnisnya di tempat yang diinginkan. Analisa yang tepat akan menghasilkan keuntungan yang berlipat.
-
Berwawasan Luas
Wawasan luas menjadi kunci suksesnya pebisnis dalam menguasai bidang yang digelutinya. Wawasan luas juga mengantarkan pebisnis untuk cepat memahami keadaan perekonomian terkait bisnis yang dilakukannya. Termasuk pengetahuan mengenai marketing yang tepat untuk memperlancar bisnisnya.
Wawasan luas ini bisa didapatkan dari berbagai sumber yang didapatkan lewat internet. Sumbernya segala pengetahuan dan informasi yang berkualitas.
Internetnya Indonesia Sebagai Wadah Penyebar Informasi yang Positif
Sebuah pengetahuan akan menjadi wawasan berharga jika disebarkan ke banyak orang. Apalagi jika banyak orang juga yang bisa menghasilkan karya serupa dan membangkitkan perekonomian yang sempat terpuruk selama pandemi.
Penyebarluasan pengetahuan itu bisa dilakukan dengan bantuan internet. Jadi meskipun dilarang berkumpul, menjaga jarak dan berbagai pertemuan offline lainnya, pengetahuan tetap tersampaikan lewat jalur dunia maya.
Internet dapat menjangkau lapisan masyarakat tanpa batas. Lewat manfaat tak terbatas internetnya Indonesia, informasi sekecil apapun dapat tersampaikan dalam hitungan detik saja. Secanggih itu memang dan inilah yang bisa dimanfaatkan oleh pebisnis dalam mengembangkan usaha yang dilakukannya.
Hamparan rintik misalnya, membuat akun instagram dan memposting segala kegiatan yang berhubungan dengan produk shibori yang dihasilkannya. Misal sewa wardrobe untuk kepentingan photoshoot
Saya selaku blogger yang ikut pelatihan membuat shibori merasa terpanggil untuk ikut mengenalkan shibori sebagai batiknya Indonesia ini kepada orang lain. Kenapa? Ya karena shibori ini termasuk bagian dari budaya bangsa yang patut untuk dilestarikan.
Saya pun membuat video mengenai proses pembuatannya, juga foto-foto seputar kegiatan pembuatan shibori di atas kain sprei yang sudah diwarnai. Setelah jadi, saya sebar video saya melalui akun sosial yang saya punya. Terutama tiktok.
Kegiatan yang sama pun dilakukan oleh teman-teman blogger yang mengikuti kelas shibori dan ecoprint. Harapannya semakin banyak orang yang tahu tentang teknik shibori ini, semakin berkembang budaya shibori di Indonesia. Sehingga bisnis industry kreatif di bidang fashion pun bisa terus meningkat dan bertambah.
Bagaimana saya bisa ikut mengenalkan shibori sebagai batiknya Indonesia. Jawabannya adalah lewat internet. Ya benar. Internet menjadi hal paling penting dan krusial di era digital ini. Banyak hal yang bisa cepat dipelajari lewat dunia maya.
Orang – orang juga mengakses dunia maya lebih sering daripada dunia nyata. Artinya pengetahuan yang disampaikan lewat internet lebih cepat sampai dan tepat sasaran. Apalagi jika akses internetnya cepat dan bisa menjangkau banyak wilayah.
IndiHome Ikut Ambil Bagian Dalam Menyebarkan Pengetahuan

Bicara soal internet cepat dan manfaat internet dalam dunia bisnis, maka IndiHome langsung maju ke depan. Sebagai layanan fixed broadband yang dimiliki PT Telkom Indonesia Tbk, IndiHome memiliki banyak keunggulan yang mendukung perkembangan perekonomian negara, terutama di bidang bisnis.
Kecepatan internet sangat berpengaruh terhadap kemajuan bisnis, karena berurusan dengan konten yang harus diupload, pengiriman cepat, loading cepat, pengalihan informasi yang cepat dan segala sesuatu yang harus dilakukan dengan cepat alias dalam hitungan detik.
Keunggulan yang dimiliki IndiHome iniah yang membuatnya disebut sebagai internetnya Indonesia, karena faktanya hampir sebanyak 74% penduduk Indonesia menggunakan IndiHome untuk memperlancar kegiatan yang dilakukan.
Jika internetnya cepat, kegiatan bisnis juga akan berjalan dengan lancar. Misal pesanan dapat langsung diterima oleh owner dan dapat langsung diproses. Kebutuhan bahan juga dapat terpenuhi dengan cepat karena informasi disampaikan cepat lewat internet ngebut.
Pelanggan tentu saja puas dengan layanan serba cepat dari pemilik bisnis. Jika terjadi complain, pemilik bisnis pun dapat menanggapinya dengan cepat pula. Kalau layanan terbaik sudah diberikan, bisnis pun bisa berkembang dangan cepat juga kan.
Akses internet ngebut yang dmiliki IndiHome tak lepas dari inovasi perbaikan yang dilakukan oleh provider milik Tekom Indonesia ini, yaitu :
-
Memperkecil Ratio Upload dan Download
Jika ratio upload dan download (UP : DL) IndiHome adalah 1:5, maka sekarang rationya menjadi 1:3. Peningkatan ratio UP: DL ini menandakan adanya peningkatan bandwidth actual atau throughput sehingga menjadi lebih terukur. Kalau sudah begini, loading internet pun menjadi lebih cepat.
-
Penurunan Latency
Latency adalah waktu yang dibutuhkan untuk mengirimkan data hingga sampai ke tujuan. Waktu ini dihitung dalam satuan mili second. Semakin kecil angkanya, maka kecepatan kirim datanya semakin baik dan semakin cepat.
IndiHome memiliki rata-rata latency 2 mili second. Angka ini bisa dikecilkan lagi sehingga kecepatan internet pun bisa lebih ditingkatkan lagi. Jadi ngebut deh akses internetnya.
-
Peningkatan Higher Speed Same Price (HSSP)
Sama seperti namanya, Higher Speed Sama Price (HSSP) merupakan layanan terbaik IndiHome yang memberikan penyesuaian kecepatan internet yang lebih tinggi tanpa perlu tambahan biaya tambahan.
Kecepatan paket internet IndiHome yang diminta pelanggan sebanyak 74% adalah diatas 20 Mbps. Data ini diperoleh pada Desember 2021 dan terus meningkat seiring semakin banyaknya kebutuhan masyarakat akan internet cepat.
-
Pilihan Konten yang Lebih Beragam dan Menarik
Konsep yang diusung IndiHome sebagai internetnya Indonesia yaitu Window of Entertainment. Karena itu banyak sekali konten menarik yang bisa dipilih sebagai hiburan di rumah.
Sebut saja TV interaktif, minipack channet TV, add-on, Disney+Hotstar, Vision+, VIU, CATCHPLAY+, MOLA, Vidio, WeTV, Lionsgate Play, HBO Go dan juga Gameqoo. Selain itu tersedia juga 238 channel yang bisa dipilih pelanggan sesuai dengan kebutuhannya. Banyak kan.
-
Layanan Baru yang Lebih Menunjang
Untuk menunjang kebutuhan pelanggan akan internet cepat, IndiHome menghadirkan layanan baru yaitu Paket Buy Your Own Device (BYOD) dan Paket Pembayaran di Depan (PDD).
Untuk paket BYOD, pelanggan akan diberikan perangkat resmi dari Telkom Indonesia sehingga pelanggan dapat mengakses internet tanpa batas sesuai kebutuhannya. Sementara untuk PDD, ada diskon hingga 30% yang dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga lebih hemat.
Manfaat Internet dalam Mengenalkan Shibori Sebagai Batiknya Indonesia
Sekarang sudah tahu kan apa itu shibori dan bagaimana peluang bisnisnya yang masih terbuka lebar di tanah air. Pembuatan shibori yang unik bisa menjadi ilmu baru bagi pecinta fashion. Apalagi teknik pembuatannya yang bisa dikreasikan sesuai dengan kreativitas kita.
Sayang banget kan kalau ilmu tentang shibori hanya mandeg di tengah jalan. Karena itulah kita butuh pendistribusian informasi melalui internet cepat dan ngebut.
IndiHome sebagai bagian dari Telkom Indonesia sudah menyediakan askes internet ngebut yang dapat kita gunakan untuk mengembangkan bisnis dan juga pengetahuan.
Beberapa manfaat internet untuk mengenalkan Shibori diantaranya :
-
Menyebar luaskan Pengetahuan Tentang Shibori
Shibori termasuk bagian dari budaya bangsa. Meskipun bukan berasal dari Indonesia, tapi teknik pembuatannya yang mirip dengan batik membuat Shibori secara tidak langsung menjadi bagian dari batik Indonesia.
Pengetahuan ini sayang kalau tidak disebarluaskan. Semakin banyak orang yang mengetahui teknik pembuatan shibori, semakin kaya budaya bangsa. Sehingga bisnis pun dapat ikut berkembang.
-
Turut Mengangkat Kearifan Lokal
Teknik pembuatan shibori masih tergolong tradisional, membutuhkan waktu yang lama dan juga membutuhkan kreativitas yang tinggi. Inilah yang dapat mengangkat kearifan lokal karena hasilnya bisa berbeda-beda tergantung kreativitas yang dibuat.
-
Membuka Peluang Usaha
Pengetahuan tentang shibori tergolong langka dan unik. Peluang usaha juga bisa dihasilkan dari bisnis ini. Contohnya seperti yang dilakukan hamparan rintik. Selain menjual produk, hamparan rintik juga melakukan berbagai pelatihan untuk mengenalkan shibori kepada masyarakat.
Dari pelatihan tersebut, akhirnya dibutuhkan tenaga untuk ikut membuat pameran, menyiapkan bahan dan lain-lain. Hamparan rintik bahkan membuka magang untuk mahasiswa yang ingin belajar tentang shibori.
-
Mengajak Masyarakat untuk Saling Berbagi
Bagaimana kalau mengajarkan ilmu pengetahuan kepada teman-teman kurang beruntung di luar sana. Disabilitas misalnya, atau penderita tuna rungu dan teman – teman kurang beruntung lainnya.
Hamparan rintik menyentuh masyarakat dengan mengajak berbagi bersama teman-teman penyandang disabilitas dan tuna rungu melalui pelatihan yang diadakan. Hasil karya mereka pun ikut dipamerkan dan hasil penjualannya berguna untuk kelangsungan teman-teman yang kurang beruntung tersebut.
Ada nilai kemanusiaan dan edukatif kan yang didapatkan dari kegiatan pelatihan, pameran dan berbagai kegiatan berbagi lainnya. Ini perlu dicontoh.
-
Meningkatkan Bisnis dan Perekonomian Negara
Tak perlu diragukan lagi jika hasil karya shibori menarik banyak minat karena keunikannya. Nilai jualnya bisa menjadi mahal karena proses pembuatannya yang memang tidak mudah dan lama. Ada unsur seni di dalamnya yang membuat shibori istimewa.
Berbisnis shibori tentu saja dapat turut meningkatkan perekonomian negara. Pebisnis belajar banyak tentang industry kreatif dan mendapatkan keuntungan dari bisnis yang dijalankannya. Semakin banyak pebisnis shibori di Indonesia, perekonomian negara pun akan semakin meningkat. Bukankah begitu teman-teman.
Kesimpulan
Manfaat tak terbatas dari internetnya Indonesia, sangat diperlukan untuk mengembangkan bisnis dan juga untuk kepentingan edukasi. Penyampaian informasi penting akan sampai dengan cepat kepada masyarakat, sehingga pengetahuan pun dapat terdistribusi dengan lebih luas.
Seperti halnya pengetahuan tentang teknik shibori yang menjadi batiknya Indonesia ini. Melalui IndiHome yang terkenal sebagai internetnya Indonesia, shibori akan lebih dikenal masyarakat. Dengan begitu, peluang bisnisnya pun akan semakin luas dan terbuka lebar.
Kalau di Malang ada Fiko pemilik Hamparan rintik, maka di Jogya ada Endang Widowati yang menekuni bisnis shibori dengan mengajarkan ibu – ibu tetangganya. Siapa tahu ke depannya akan bermunculan lagi pebisnis shibori dengan karya yang baru dan unik.
Bisnis shibori menjadi bisnis yang peluangnya masih terbuka lebar. Teknik pembuatannya yang unik dan tradisional membuat kain shibori patut untuk dikembangkan. Budaya batik Indonesia pun makin berkembang dan maju.
Semoga tulisan ini bermanfaat ya dan semakin banyak orang yang tertarik belajar shibori serta ilmu pengetahuan yang lain. Selamat belajar dan sukses bersama IndiHome, internetnya Indonesia.
**
Referensi :
https://mnews.co.id/read/berita-lainnya/mengembangkan-fashion-bisnis-bagi-pelaku-umkm/
https://ladara.id/blog/mengenal-teknik-pewarnaan-shibori-dan-cara-membuatnya/


16 Comments. Leave new
Kece juga ya Shibori ini, coraknya bagus 🙂
Untung ya ada Indihome yang internetnya nggak lola, dan bisa membantu memperkenalkan Shibori sebagai batik di Indonesia 🙂
kepincut gak mbak sama motifya. suka yang mana? hehe. kalau saya suka semua coraknya. unik
Pertama kali membaca kekayaan karya Indonesia berupa batik seperti tulisan kakak. Beberapa batik nusantara mewarnai kekhasan wilayah.
Kekayaan batik Indonesia banyak banget. Shibori ini salah satunya saja. kalau ditelaaah lebih dalam, pasti menemukan banyak lagi yang lainnya.
Cantik sekali shibori dari Hamparan Rintik. Salut untuk Fiko dengan kegiatannya, sudah mahasiswa, penyiar radio , bisnis shibori pula.
Btw, saya baru tahu nunggu kain kering sampai seminggu..Pantas harganya juga lumayan, karena proses pembuatan yang lama. Tapi bagus memang shibori ini dan pastinya perlu koneksi internet terbaik agar meluas dikenal masyarakat Indonesia
proses pengeringannya yang lama mbak. sama mordantnya. jadi harus sabar dan telaten.
Ooh iya ngehnya langsung ke Dian Pelangi yang memang orang Palembang dan motif awal karyanya banyak yang tiedye.
Seru ya bisa ikut pelatihannya tapi yg belum bisa ikut langsung, sekarang bisa belajar sendiri, kan ad Indihome,. internetnya Indonesia
Wah dian pelangi pakai teknik Tiedye ya. Berarti udah dilirik desain pakaian dong ya teknik ini. Makin banyak yang ngelirik makin terkenal tekniknya dan usaha di bidang fashion juga makin berkembang
Wah … berkat internet indihome bisa mengenalkan shibori sebagai batiknya Indonesia, memang indihome internetnya indonesia. bagi yang belum punta, yuk … berlangganan indihome
internetnya IndiHome selalu lancar dan ngebut ya mbak. Mau posting apapun jadi set set set, wuzz wuzz wuzz cepet banget
Dengan belajar teknik shibori pada kain bisa memperkaya khasanah seni batik Indonesia.
Cantik banget kalau sudah jadi yaa.. Padahal saat prosesnya yang panjang, kudu sabar dan pintar dalam memadukan warna yang pas agar hasilnya cantik.
iya bener. budaya banget nih shibori dan bisa terus dilestarikan agar makin banyak yang mengenalnya. bikinnya susah loh dan lama.
ternyata banyak jenisnya ya Shibori?
pantesan anak teman saya belajar shibori sampai jenjang S2 di Jepang
semula saya cuma kira cuma jumputan biasa yang saya pelajari waktu SD
ternyata …….. 😀
Wow, belajar shibori sampai ke Jepang. Keren kak. Ilmunya bisa ditularkan ke anak anak lain di Indonesia nih. sukses terus buat anaknya ya mbak
Wah iya, sekarang banyak banget yang menggunakan batik shibori ini
Kemarin anakku juga belajar teknik shibori di sekolahnya
Wah sudah banyak yang praktek ya. makin dikenal dong shiborinya