
Rasa nyaman adalah hal yang tak bisa digantikan dengan apapun di dunia ini. Setidaknya itu bagi saya. Karena dengan kenyamanan, mental kita jadi terjaga dengan lebih stabil.
Nyaman bukan berarti zona aman ya. Nyaman yang saya maksud di sini adalah keadaan dimana pikiran kita jadi lebih tenang dan rileks, jauh dari stress. Saya membutuhkan rasa nyaman untuk mengolah hati dan pikiran saya agar tetap stabil. Kalau tidak, stress mudah datang.
Tempat yang membuat saya paling nyaman adalah tempat tidur. Saya bisa melakukan apa saja di sana. Mulai dari tidur, menulis, bercengkrama dan berbincang santai dengan suami sampai bermain bersama anak-anak.
Makanya saya senang sekali ketika menemukan bantal yang sangat nyaman. Saking nyamannya, sampai bisa dibuat tidur, bersandar sambil cerita-cerita sampai mainan sama anak. Kalau mainannya di lantai kamar, langsung gelar karpet deh. Nyaman juga karena karpetnya dari bahan seratus persen silicon yang nyaman.
Penasaran dengan apa yang saya bicarakan. Yup, saya lagi ngomongin karpet dan bantal premium dari Pillow 109
Daftar Isi
Karpet Bulu Rasfur dari Pillow 109

Bercengkrama dengan keluarga itu memang paling enak duduk-duduk di lantai. Lebih enak lagi kalau lantainya diberi alas karpet bulu yang lembut seperti karpet bulu rasfur dari pillow 109. Kalau saya malah saya taruh di atas kasur. Alas duduk juga kan jadinya. Hehe
Karpet bulu rasfur dari pillow 109 ini adalah salah satu produk home living yang diproduksi oleh merek dagang Pillow 109. Bulu karpet terbuat dari bulu rasfur grade A yang lembut, tidak mudah rontok dan mudah dicuci.
Isi karpet berupa silicon lembaran yang empuk, stabil pada suhu tinggi maupun rendah dan sangat lentur. Jadi tidak mudah sobek.
Anak-anak suka bermain dan tidur-tiduran di atas karpet bulu rasfur ini. Nyaman banget soalnya. Saya pilih warna merah maroon, warna kesukaan saya. Warna yang bikin semangat sekaligus adem dilihat.
Bantal Pillow 109

Produk lainnya dari merek dagang Pillow 109 dan termasuk produk andalan adalah bantal. Saya beli yang bantal premium yang lembut dan kain bantalnya bermotif. Unik.
Bantalnya besar, lembut dan empuk. Terbuat dari seratus persen silicon yang pastinya nyaman banget. Kainnya dibuat dari collon micro dengan motif menarik dan tulisan pillow di sana. Makin artistic kan. Uniknya lagi, bantal premium pillow ini dikemas dalam bentul roll yang mudah dibawa kemana-mana.
Saya awalnya kaget dengan kemasan bantal premium pillow 109 ini. Bentuk bantal kan persegi panjang, tapi kok kemasannya roll seperti guling. Saya sempat mengira salah pesan. Tapi setelah kemasannya dibuka, ternyata memang beneran bantal. Kainnya langsung mengembang begitu keluar dari kemasan.
Kaget dong karena bantalnya ternyata memang besar dan empuk. Kalau ditekan, langsung kembali ke bentuk semula. Senangnya bisa mainan pencet-pencet bantal. Ada resleting di bagian pinggirnya dan bisa dibuka. Isinya bahan dakon yang lembut. Bisa dikeluarkan loh, terus dicuci bantalnya. Setelah kering bahan isi bantalnya bisa dimasukkan lagi. Praktis.
Mengapa Saya Suka Produk dari Pillow 109?
Saya jatuh cinta pada pandangan pertama dengan karpet bulu rasfur dan juga bantal premium dari Pillow 109. Sudah pasti akan ada list untuk beli lagi di kemudian hari. Di pesanan shopee bahkan saya kasih bintang lima karena saya benar-benar puas. Barangnya bagus dan pengiriman cepat.
Selain itu, ada hal lain yang membuat saya menyukai produk home living dari Pillow 109, yaitu :
-
Pengemasannya Rapi
Ketika kita pesan barang, pasti yang dilihat pertama kali ada cara pengemasan. Saya suka dengan pengemasan pillow yang terbilang cukup rapi. Kemasan karpet bulu dan bantal premium juga padat dan lekat. Namun begitu dibuka kemasannya dan udara masuk, barang langsung bisa mengembang.
Cara pengemasan produk terbilang unik. Seperti bantal guling yang dibentuk seperti roll. Selain menghemat tempat, bentuk pengemasan seperti ini sangat praktis dan unik.
-
Terbuat dari Bahan Terbaik
Semua produk dari Pillow 109 terbuat dari seratus persen silicon yang lembut dan nyaman. Bedanya silicon pada karpet bentuknya lembaran, sementara pada bantal bentuknya seperti busa yang empuk.
Bukan hanya itu, bulu karpet juga memiliki kualifikasi grade A. Artinya bahannya sudah premium, tahan panas, tidak mudah sobek dan lentur. Bulunya bahkan tidak mudah rontok setelah dicuci.
Sementara itu bahan kain untuk bantal dibuat dari kain emboss colon micro yang lembut dan berkelas. Tekstur kainnya bermotif dan bagus banget. Benar-benar terbaik deh.
-
Perawatan Mudah
Bingung bagaimana cara merawat bantal dan karpet dari Pillow 109. Tenang, cukup dicuci saja dengan deterjen dan keringkan di bawah sinar matahari. Isi karpet maupun bantal bisa dikeluarkan terlebih dulu saat dicuci, dan diisi kembali setelah kain kering. Praktis kan.
-
Mendukung Kesehatan Badan
Pillow 109 ternyata dirancang untuk menjaga kesehatan tubuh loh. Bahan silicon yang dipilih membuat bantal maupun karpet, aman dipakai untuk orang yang alergi bulu.
Benar-benar solusi untuk penderita alergi. Tidur pun jadi nyaman. Begitu juga acara santai bersama keluarga dengan duduk beralaskan karpet bulu dari Pillow 109.
-
Disukai Anggota Keluarga
Ini yang membuat saya yakin untuk pesan lagi produk pillow. Anak-anak suka. Suami saya juga suka dan jatuh cinta. Kalau kelauarga sudah suka, pastinya saya tambah suka dan menyusun list untuk pesan produk pillow yang lain. Rekomended deh.
Mengenal Merek Dagang Pillow 109

Pillow 109 memang nama sebuah merek dagang dari PT. Semoga Berkah Sukses Grpup. Sebuah perusahaan yang memproduksi produk-produk home living seperti bantal, guling, karpet, sprei sampai sarung bantal guling.
Seperti namanya, produk andalan pillow memang bantal. Pillow kan artinya bantal. Tapi kok ada angka 109 di belakangnya?
Eit, ada kisah di balik nama pillow 109.
Pemberian nama pillow 109 ini tidak mudah. Penuh perjuangan dan pertimbangan banyak pihak. Sempat ditolak juga karena namanya terlalu sederhana. Pillow. Harus ada penambahan di belakangnya agar namanya lebih menjual.
Nama Pillow tercetus begitu saja dari mulut pak Dhafi. Pikirnya, bantal kan artinya pillow. Jadi nama merek dagangnya pillow saja. Masalahnya nama ini dianggap terlalu sederhana, sehingga pak Dhafi diminta untuk menggantinya. Sayangnya, pak Dhafi tidak menemukan nama yang tepat selain pillow.
Untuk membuatnya lebih berbeda dan agar lolos ijin usaha, harus ada penambahan setelah nama pillow. Tanpa pikir panjang, pak Dhafi menambahkan angka 109 yang termasuk nomor rumahnya. Tak disangka jika nama Pillow 109 akhirnya lolos uji dan mendapatkan surat ijin usaha.
Pertanyaannya, siapa sih sebenarnya pak Dhafi Adam ini. Kenapa dirinya begitu gigih mempertahankan nama Pillow hingga dikenal sampai sekarang.
Siapa Dhafi Adam ?

Dhafi Adam adalah pendiri perusahaan bernama PT. Semoga Berkah Sukses Group yang ada di Sidoarjo, Jawa Timur. Nama perusahaannya unik ya. Menurut pak Dhafi, pemilihan nama perusahaan Semoga Berkah Sukses Group punya arti yang mendalam, yaitu siapa saja yang membacanya sama saja dengan mendoakan agar perusahaan yang dibangunnya menjadi berkah dan sukses.
Doa orang banyak itu biasanya diijabah oleh Allah. Begitu menurut beliau. Anggapan tersebut benar adanya, karena berkah doa banyak orang, kini semakin banyak orang yang mengenal dan menggunakan pillow 109 di rumahnya. Termasuk saya.
Jika mendengar kisah suksesnya, saya langsung tersentak. Ternyata benar jika perjalanan orang sukses itu sebelumnya penuh cobaan dan terjal. Pak Dhafi berbagi kisahnya melalui Pillow 109.
Dhafi Adam: Mantan Gojek yang Digerebek Polisi
Pak Dhafi Adam asalnya dari Sidoarjo. Setelah menikah, pak Dhafi sempat tinggal di Bali bersama istri dan bekerja sebagai gojek online. Di sela-sela pekerjaanya tersebut, pak Dhafi juga mengerjakan usaha kecil yaitu membuat gendongan bayi dan juga helm anak.
Hasilnya lumayan untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari. Makin hari, usahanya kian berkembang hingga pak Dhafi menambah karyawan. Pak Dhafi pun memutuskan berhenti jadi gojek dan fokus pada usahanya.
Di sinilah masalah muncul, usahanya yang sedang naik daun dengan pemesan yang sedang banyak itu tiba-tiba digerebek polisi seperti penggerebekan Bandar narkoba. Padahal tidak ada narkoba sama sekali dalam gudang yang sedang penuh karyawan yang sedang bekerja tersebut.
Pokok perkaranya ternyata adalah produk gendongan bayi dan helm anak yang dikerjakan pak Dhafi tidak mendapatkan ijin SNI, sehingga dianggap illegal dan harus ditarik dari pasaran.
Pak Dhafi mengaku tidak tahu menahu soal ijin SNI tersebut karena beliau mengerjakan usahanya secara otodidak. Tidak ada bimbingan UMKM yang memberitahunya mengenai segala macam perijiinan dari usaha yang didirikan agar legal di mata negara.
Sedih, kecewa dan bangkrut tentu saja dialami oleh pak Dhafi. Bagaimana tidak, masih ada produk mentahan yang belum diolah dan menunggu proses pengerjaan. Total bahan mentah tersebut adalah 80 juta rupiah dan menganggur begitu saja.
Mau tak mau Pak Dhafi pun menutup usahanya dan merumahkan karyawannya. Namun hal tersebut tak berlangsung lama. Hati nurani pak Dhafi masih belum tega jika harus merumahkan semua karyawannya. Karena itulah, pak Dhafi meminta waktu kepada polisi untuk membuka usaha baru, agar karyawannya bisa mendapatkan penghasilan.
Pak Dhafi akhirnya mendapatkan waktu 1 bulan untuk mengurus ijin usaha dan membuka usaha baru. Padahal saat itu pak Dhafi tidak tahu harus membuat usaha apa. Di tengah kegalauannya itulah pak Dhafi akhirnya terpikir untuk membuat bantal guling yang bermanfat untuk rumah.
Modal yang ada pun dipakai untuk mengurus produk baru yang dibangunnya tersebut. Begitu juga mengurus surat menyuratnya. Saat itulah pak Dhafi menyadari bahwa mengurus surat menyurat itu sulit dan lama. Tapi dengan sabar, pak Dhafi melewati semua prosesnya. Termasuk proses pemberian nama dari produknya.
Pak Dhafi serius dalam menjalankan bisnisnya. Harapannya masyarakat bisa merasakan kepuasan dari produk yang dibuatnya. Produk lokal rasa internasional. Karenanya pak Dhafi menambahkan bendera Amerika Serikat pada produknya, agar masyarakat tahu kalau kualitas produknya sudah sebagus produk luar.
Masalah kembali lagi muncul karena pemberian bendera dilarang. Namun setelah melalui perbincangan cukup panjang dan berat, akhirnya bendera Amerika diperbolehkan untuk disematkan selama tujuannya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Dalam menjalankan bisnisnya, pak Dhafi sangat menjaga agar usahanya menjadi berkah dan sukses. Itulah kenapa Pak Dhafi berusaha agar modal yang digunakan bebas hutang riba. Karena saat menggunakan modal di bank, pak Dhafi merasa usahanya kurang barokah. Namun setelah semua hutang di bank yang berjumlah hampir 220 juta dilunasi, usahanya berjalan makin berkah dan sukses.
Kesuksesan Pak Dhafi semakin meroket, dengan penjualan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Saat ini saja Pillow 109 berhasil memproduksi 25.000 bantal per harinya. Omzetnya pun semakin meningkat dan tanpa riba.
Bukan hanya soal riba, Pak Dhafi juga berpesan agar bekerja tanpa melupakan keluarga. Jangan sampai bekerja siang malam, namun waktu kebersamaan bersama keluarga tidak ada. Inilah yang menjadi dasar terbentuknya pillow. Agar nyaman bersama keluarga di rumah.
Kisah suksesnya bisa dilihat di channel youtube pecah telur berikut ini.
Oh iya, kamu bisa pesan produk pillow 109 di official storenya di shopee ya. Informasi selengkapnya bisa kepoin juga di instagram pillow 109.
Terima kasih pak Dhafi yang mengajarkan tentang kebersamaan bersama keluarga di rumah dengan menghadirkan produk home living Pillow 109. Saya dan keluarga saya benar-benar merasa nyaman.
**

