
Siapa yang tidak asing dengan impetigo. Nama penyakit kulit yang identik dengan bercak merah dan lepuhan berisi cairan ini cukup menular loh dan perlu diwaspadai. Siapa saja bisa kena penyakit ini. Baik anak-anak sampai orang dewasa. Tapi lebih banyak mengenai anak-anak.
Impetigo sebenarnya bukan penyakit serius. Tapi karena termasuk penyakit menular, penyakit kulit ini harus mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat agar tidak membahayakan orang lain. Penyebabnya adalah bakteri yang ada di tempat yang tidak sehat, lembap dan padat penduduk.
Penting untuk memahami penyakit kulit yang satu ini agar kita dapat mencegahnya berkembang dan menular ke banyak orang.
Penyebab Impetigo
Penyebab impetigo adalah bakteri. Tepatnya bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes.
Bakteri ini masuk ke tubuh melalui luka terbuka, goresan di kulit, gigitan serangga atau luka akibat terjatuh. Selain karena luka, penyakit kulit ini juga bisa muncul karena ada kelainan kulit seperti eksim atopik atau kudis.
Impetigo bisa menyerang siapa saja. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Tapi anak-anak lebih rentan karena daya tahan tubuhnya belum sekuat orang dewasa. Umumnya anak-anak yang mudah terkena penyakit kulit ini adalah anak yang usianya 2 sampai 5 tahun.
Selain itu, ada beberapa faktor penyebab lain yang mempermudah seseorang terkena impetigo, seperti :
- Tinggal di tempat padat penduduk
- Menderita diabetes
- Daya tahan tubuh lemah, misal kena HIV
- Olahraga atau berkegiatan yang melibatkan kontak fisik. Seperti sepakbola, basket, tinju, dll.
Gejala Impetigo yang Patut Diwaspadai

Impetigo ini mudah dikenali gejalanya. Jadi kita bisa lebih waspada ketika menemui gejalanya terjadi pada anak atau anggota keluarga kita. Beberapa gejala yang tampak diantaranya yaitu :
-
Luka Kecil Berwarna Merah
Gejala awal penyakit kulit ini ditandai dengan munculnya luka kecil berwarna merah pada kulit. Biasanya ada di sekitar hidung dan mulut dan terjadi pada anak-anak. Serta tangan dan juga leher.
Luka kecil berwarna merah ini nantinya akan tumbuh menjadi lepuhan berisi cairan.
-
Muncul Lepuhan Berisi Cairan
Lepuhan merah pada kulit berisi cairan atau nanah. Rasanya perih dan gatal membuat penderitanya ingin menggaruk.
Tapi sebaiknya hal ini dihindari ya, karena garukan tangan akan menyebabkan lepuhan pecah dan cairan di dalamnya akan membuat penyebaran penyakit semakin meluas.
-
Kulit Gatal dan Tidak Nyaman
Kulit yang mengalami impetigo akan terasa sangat gatal dan membuat penderitanya tidak nyaman. Rasanya ingin menggaruk saja. Tapi jika digaruk, lepuhan merah bisa pecah dan mengeluarkan cairan atau nanah di dalamnya.
Jika cairan atau nanah ini mengenai bagian kulit lainnya, penyakit kulit ini akan menyebar dengan cepat dan area yang terinfeksi jadi lebih luas. Bukan hanya itu, lepuhan merah yang sudah pecah juga akan meninggalkan bekas koreng kekuningan.
Ketika gejala impetigo sudah seperti ini, sebaiknya segera ditangani agar penyakit tidak semakin menyebar dan koreng bisa segera dihilangkan.
Oh iya, sebagai catatan impetigo ini dibagi menjadi 2 ya. Ada impetigo krustosa yang tergolong ringan dan sering dialami oleh anak-anak dan impetigo bulosa yang merupakan jenis impetigo yang lebih serius.
Impetigo bulosa ditandai dengan munculnya lepuhan merah dan terasa gatal dan perih dan akan pecah jika digaruk.
Cara Mencegah Impetigo
Penyakit yang menyerang jaringan kulit ini sebenarnya bisa dicegah agar tidak muncul. Caranya cukup mudah kok. Beberapa diantaranya yaitu :
-
Jaga Kebersihan Kulit
Menjaga kebersihan kulit bisa dilakukan dengan mandi teratur 2 kali sehari, cuci tangan sebelum dan sesudah makan dan membersihkan luka dengan plaster untuk menutup luka agar tidak ada bakteri yang masuk.
Pastikan kulit tetap bersih dan sehat untuk mencegah penularan penyakit apapun.
-
Hindari Berbagi Barang Pribadi kepada Orang Lain
Impetigo ini termasuk penyakit yang mudah menular lewat media atau benda yang dipakai bersama-sama.
Jadi usahakan untuk tidak bertukar barang pribadi ke orang lain ya. Meskipun orang lain itu teman atau saudara sendiri.
Pakailah barang pribadi untuk kamu saja, sehingga jika ada penyakit tidak akan sampai menular ke orang lain.
Barang pribadi yang biasanya sering dipakai bersama atau dipinjamkan yaitu handuk, pakaian, sikat gigi dan lainnya. Pakailah barang pribadi untuk diri kamu sendiri untuk mencegah penyularan penyakit.
-
Rawat Luka dengan Baik
Kamu habis jatuh dan terluka. Jangan dibiarkan saja. Segera basuh luka kamu dengan obat antiseptic dan tutup dengan plester steril jika perlu.
Dengan merawat luka, berarti kamu mencegah kuman masuk ke kulit sehingga penyakit pun tidak akan sampai merusak tubuhmu.
-
Hindari Penggunaan Barang Bersamaan dengan Penderita Impetigo
Penyakit Impetigo ini mudah menular melalui penggunaan barang bersama. Karena itu langkah pencegahan paling sederhana adalah menghindari penggunaan barang bersama dengan penderita impetigo.
Bahkan sebisa mungkin tidak mendekat karena potensi penularannya bisa lebih besar jika bersama-sama.
Cara Mengobati Impetigo

Bagaimana jika kita sudah berusaha mencegah penyakit impetigo datang tapi masih tetap saja tertular.
Tenang, jangan panik dulu ya. Segera periksakan kondisi kamu ke dokter kulit untuk mendapatkan penanganan medis.
-
Gunakan Antibiotik Topikal
Antibiotik topikal ini biasanya diberikan oleh dokter dalam bentuk salep atau krim. Tujuannya untuk mengendalikan infeksi dan menghambat pertumbuhan bakteri.
Selain itu juga berpengaruh terhadap penyembuhan luka menjadi lebih cepat kering dan tidak sampai menjadi lepuhan merah.
-
Gunakan Antibiotik Oral jika Infeksi Lebih Serius
Jika impetigo sudah semakin serius dan terjadi lepuhan berisi cairan, pengobatannya pun akan semakin ditingkatkan, yaitu mengganti pemberian antibiotik topikal menjadi antibiotik oral.
Antibiotik oral ini lebih fokus menyerang bakteri penyebab infeksi, jadi lebih kuat. Pengobatanya pun berlangsung antara 7 sampai 10 hari tergantung tingkat keparahan penyakitnya.
-
Jaga Kebersihan Area yang Terinfeksi
Area yang terinfeksi juga perlu dijaga kebersihannya loh. Tujuannya untuk menghindari area yang terinfeksi semakin menyebar dan lebih banyak. Caranya dengan membersihkan area yang terinfeksi dengan air hangat dan sabun antiseptik.
Selain itu segera cuci tangan setelah kamu menyentuh area yang terinfeksi. Cuci tangannya pakai air hangat ya. Begitu juga dengan mencuci pakaian setelah berinteraksi dengan penderita diusahakan pakai air hangat juga agar kuman dan bakteri mati.
-
Konsultasi ke Dokter Kulit Terpercaya
Semua tindakan sudah dilakukan, tapi impetigo masih belum sembuh juga. Konsultasikan ke dokter kulit terpercaya untuk mendapatkan penanganan medis lebih tepat.
Rekomendasi dokter kulit terpercaya yang dapat membantu mengatasi penyakit impetigo dan gejala infeksi kulit lainya yaitu dokter kulit yang ada di Rumah Sakit EMC.
Rumah sakit dengan fasilitas super lengkap dan memiliki dokter kulit profesional ini memang cocok dijadikan rujukan merawat kesehatan kulit seperti impetigo.
Penanganan medis di RS EMC selalu tepat, cepat dan tanggap, sehingga penyakit impetigo atau infeksi kulit lainnya dapat tertangani dengan lebih baik. Segera konsultasikan yuk agar penyakit kulit yang kamu alami dapat segera ditangani dan sembuh.
**
Referensi :
https://www.alodokter.com/impetigo

