
Penyebab jantung koroner pada dasarnya disebabkan oleh adanya penyempitan pembuluh darah koroner oleh tumpukan lemak yang mengakibatkan aliran darah ke jantung jadi terhambat. Jika dibiarkan, tentu saja berbahaya. Mengingat jantung adalah salah satu organ vital dalam tubuh.
Tanpa adanya jantung, suplai darah ke seluruh tubuh bisa terhambat. Akibatnya kerja organ lain juga bisa terganggu. Bisa dibayangin dong bagaimana jadinya jika pembuluh darah koroner tersumbat. Jantung tidak bisa memompa darah dan organ lain bisa mati.
Tak heran kan jika penderita jantung koroner bisa mendapatkan serangan jantung mendadak sehingga nyawanya bisa terancam.
Daftar Isi
Mengenal Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner merupakan penyakit yang disebabkan oleh gangguan fungsi jantung oleh timbunan lemak yang terdapat pada pembuluh darah arteri jantung.
Nah arteri jantung sendiri merupakan pembuluh darah besar yang mengalirkan darah bersih ke jantung untuk dipompa ke seluruh tubuh. Jika pasokan darah bersih ke jantung saja terganggu, bisa dibayangkan jika pasokan darah bersih ke seluruh tubuh juga pasti terganggu.
Darah bersih di sini yaitu darah yang sudah mengandung oksigen dan siap membawa sari-sari makanan ke seluruh tubuh. Makanya fungsinya vital sekali kan dalam menunjang kelangsungan hidup organ lain di dalam tubuh.
Tersumbatnya pembuluh darah arteri jantung ini dapat menyebabkan jantung tidak mendapatkan pasokan darah, sehingga bagian organ jantung bisa mati. Inilah yang kemudian disebut serangan jantung mendadak dan penderitanya bisa meninggal dunia.
Gejala awalnya bisa dilihat dari kondisi pasien yang mengalami nyeri di bagian ulu hati, tengah dada dan punggung. Rasa nyeri biasanya terjadi selama 30 detik sampai 5 menit.
Biasanya rasa nyeri di bagian dada itu juga dibarengi dengan keringat dingin, jantung berdebar-debar, pusing dan ingin pingsan. Kalau sudah begini, pasien harus segera ditangani agar gejalanya tidak semakin parah.
Tahu gak jika penyakit jantung termasuk salah satu penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi. Berdasarkan riset kesehatan tahun 2007, penyakit jantung menyebabkan 25% kematian di Indonesia. Angkanya pun terus bertambah dari tahun ke tahun. Makanya jaga kesehatan jantung yuk biar gak sampai kena jantung koroner.
Penyebab Jantung Koroner

Sudah tahu kan jika penyebab jantung koroner yang utama adalah karena pembuluh darah arteri yang menuju jantung terhambat karena adanya penumpukan lemak. Nah pertanyaannya sekarang darimana tumpukan lemak itu berasal. Kenapa bisa ada tumpukan lemak di pembuluh darah arteri.
Jawabannya ternyata ada banyak. Tumpukan lemak tersebut ternyata bisa berasal dari kolesterol yang tertimbun di pembuluh darah, racun dari zat yang terkandung di dalam rokok, tekanan darah tinggi bahkan stress atau gangguan psikologis.
Tumpukan lemak yang menjadi gangguan utama penyumbatan pembuluh darah arteri jantung tersebut didapatkan dari beberapa hal berikut ini :
-
Gaya Hidup yang Tidak Sehat
Siapa nih yang masih suka makan makanan cepat saji seperti burger, French fries, hotdog atau sejenisnya? Mendingan mulai sekarang mulai dikurangi ya dan ganti dengan makan buah dan sayur yang banyak.
Makanan cepat saji dikatakan kurang sehat karena cara penyajiannya yang cepat karena dapat meningkatkan kolesterol dalam tubuh. Sementara buah dan sayur mengandung banyak nutrisi berupa vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan jantung untuk bekerja maksimal dalam memompa darah.
-
Kecanduan Rokok
Siapa yang masih merokok? Hati-hati ya. Merokok bisa menjadi penyebab utama berbagai penyakit loh seperti kanker paru-paru, gangguan kehamilan dan juga janin serta penyakit jantung.
Bahayanya rokok ini tidak hanya dirasakan oleh perokoknya saja. Tapi juga orang sekitar yang menghirup asap rokok atau perokok pasif. Soalnya dari asap rokok inilah segala kandungan zat racun yang ada di dalam rokok tadi dapat masuk ke dalam tubuh dan merusak organ tubuh bagian dalam.
Sebut saja nikotin yang membuat jantung berdetak lebih cepat dan karbon monoksida yang dapat menghalangi pasokan oksigen masuk ke dalam jantung. Jadi stop merokok ya dan sayangi jantung kamu dan jantung orang-orang di sekitar kamu.
-
Tekanan Darah Tinggi
Tekanan darah tinggi atau hipertensi ternyata dapat melukai dinding pembuluh darah arteri loh. Jika kerusakan sudah cukup parah, aliran darah bersih menuju jantung bisa terhambat sehingga menyebabkan serangan jantung mendadak.
Selain itu, kerusakan dinding pembuluh darah arteri akibat hipertensi ini dapat mempermudah kolesterol jahat LDL menempel, sehingga penimbunan plak semakin banyak. Waduh bisa bahaya nih.
-
Diabetes
Diabetes ternyata juga dapat membuat kolesterol jahat LDL mudah menempel di dinding pembuluh darah arteri, sehingga menimbulkan penimbunan plak yang cukup banyak. Kalau sudah begitu, pembuluh darah arteri jadi semakin sempit dan aliran darah menuju jantung jadi semakin terhambat.
Makanya penderita diabetes disarankan untuk menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat agar kesehatan jantungnya juga bisa terjaga dengan baik.
-
Obesitas
Siapa bilang tubuh yang gemuk menandakan bahwa orang itu sehat. Justru sebaliknya. Gemuk atau gemuk yang berlebihan (obesitas) justru berbahaya karena timbunan lemak yang banyak di dalam tubuhnya berpotensi menghambat pembuluh darah.
Perlu diketahui nih bahwa orang yang obesitas memiliki risiko penyakit jantung koroner empat kali lebih tinggi dibandingkan dengan pemilik tubuh ideal loh.
Soalnya lemak di dalam tubuhnya, selain dapat mempersempit pembuluh darah, juga dapat meningkatkan gula darah sehingga berpotensi terkena diabetes juga. Jadi makin kompleks kan penyakitnya.
Makanya yuk turunkan berat badan dengan olahraga teratur dan makan makanan sehat agar berat badan kembali ideal. Kalau mau diet boleh saja. Tapi dietnya yang sehat ya.
-
Stress Berlebihan
Stres juga dapat menyebabkan kita terkena serangan jantung koroner loh. Tekanan pikiran, faktanya dapat menyebabkan gangguan kesehatan jika stress berlangsung secara berkelanjutan.
Apalagi jika stress sudah membuat kita susah bernapas dengan teratur, keringat dingin, mual, tekanan darah naik dan detak jantung mulai tak beraturan.
Jika tanda-tanda stress seperti itu sudah terlihat, kamu harus waspada karena bisa jadi jantung koroner mulai terkena impasnya. Pembuluh darah dari sempit karena tekanan darah naik. Makanya yuk sehatkan mental dan jaga agar stress tidak berkelanjutan.
Lakukan kegiatan relaksasi yang dapat menenangkan pikiran dan lakukan kegiatan yang menyenangkan. Pikiran yang sehat dapat membuat tubuh ikut sehat loh.
-
Riwayat Keluarga
Siapa yang punya orang tua yang punya penyakit jantung. Biasanya riwayat keluarga seperti itu akan menurun kepada anaknya. Penyakit jantung koroner juga berpotensi diturunkan secara genetik oleh riwayat penyakit.
Makanya ada kasus anak kecil yang sudah terkena jantung koroner. Ternyata ayahnya punya penyakit jantung koroner. Jadi penyakit itu ditularkan kepada anaknya.
Kasihan kan. Masih kecil dan belum tahu apa itu makanan cepat saji, tidak merokok dan belum beraktivitas padat. Tapi sudah kena jantung koroner.
Itulah kenapa menjaga kesehatan itu penting. Terutama kesehatan jantung. Tidak adil rasanya jika kita memberikan penyakit kepada anak cucu kita, padahal mereka tidak salah. Kita yang salah karena tidak menjaga kesehatan jantung dengan baik.
Cara Mengatasi Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner bisa dikatakan sebagai penyakit yang mematikan karena menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan dunia. Tapi bukan berarti penyakit jantung koroner tidak bisa dicegah.
Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk meminimalisir risiko terkena penyakit jantung koroner, yaitu :
-
Perubahan Gaya Hidup Menjadi Lebih Sehat
Gaya hidup yang tidak sehat menjadi salah satu penyebab jantung koroner yang dekat dengan keseharian. Untuk mengatasinya, ubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Kamu bisa mengatur pola makan sehat dan teratur dan mengurangi mengkonsumsi makanan cepat saji.
Olahraga teratur dan istirahat cukup juga dapat membuat tubuh sehat. Hindari rokok dan minuma keras serta atur diet sehat agar tubuh menjadi ideal.
Dengan perubahan gaya hidup yang lebih sehat, risiko terkena penyakit jantung koroner juga dapat berkurang. Hidup pun menjadi lebih sehat.
-
Pemberian Obat-Obatan
Pemberian obat-obatan sangat membantu orang yang sudah divonis dokter kena jantung koroner. Obat-obatan yang diberikan pun khusus diberikan untuk penyakit jantung koroner.
Konsultasikan langsung kepada dokter spesialis jantung agar mendapatkan penanganan dan obat-obatan yang tepat.
-
Tindakan Medis
Selain obat-obatan yang harus rutin dikonsumsi penderita jantung koroner, beberapa tindakan medis juga perlu dilakukan untuk mendiagnosis penyakit jantung koroner agar dapat dilakukan tindakan lebih tepat dan cepat.
Bebeapa tindakan medis yang bisa dilakukan yaitu elektrokardiogram, ekokardiogram, stress test, serta CT Scan jantung.
-
Operasi
Jika obat-obatan dan tindakan medis belum bisa mengatasi jantung koroner, tindakan terakhir yang bisa dilakukan dokter spesialis jantung adalah dengan melakukan operasi.
Fase operasi ini tentu saja dengan persetujuan pasien dengan mengkondisikan tubuh pasien agar siap dilakukan operasi.
Beberapa jenis operasi yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit jantung koroner yaitu pasang ring jantung untuk melancarkan peredaran darah dan mencegah penyempitan pembuluh arteri ke jantung.
Jika ditemukan lebih dari satu arteri jantung yang tersumbat, maka dilakukan bypass jantung dengan membuat rute baru agar aliran darah ke jantung dapat berjalan lebih lancar.
Jika jantung sudah rusak parah, maka tindakan yang bisa dilakukan adalah dengan transplantasi jantung atau mengganti jantung penderita dengan jantung pendonor yang sehat.
Konsultasikan Penyakit Jantung Koroner di RS EMC
Penyakit jantung koroner bisa menjadi penyakit mengerikan yang cukup ditakuti. Risiko kematian bisa dibilang cukup tinggi, sehingga perlu penanganan yang serius agar penderita dapat hidup sehat dalam jangka waktu lama.
Hal yang cukup mengkhawatirkan adalah terjadinya serangan jantung mendadak yang dapat mengancam nyawa penderita. Untuk itulah menjaga kesehatan jantung sangat diperlukan dengan meminimalisir penyebab jantung koroner.
Jika kamu atau keluarga kamu ada yang sudah terkena jantung koroner, jangan lupa untuk konsultasi ke dokter spesialis jantung agar kamu mendapatkan penanganan yang tepat dari dokter ahli.
Rekomendasi terbaik untuk berobat dan konsultasi adalah rumah sakit EMC yang memiliki tim dokter spesialis jantung terpercaya. Dokter spesialis jantung di RS EMC adalah para ahli di bidang kardiologi yang siap menangani pasien jantung koroner dengan tepat.
RS EMC menyediakan fasilitas kesehatan jantung yang diperuntukkan untuk para penderita jantung agar mendapatkan penanganan yang terbaik. Yuk konsultasikan kesehatan jantung kamu di Rumah Sakit EMC.
**

