
Siapa nih yang masih suka nahan pipis. Jangan lagi ya dek ya. Karena bisa jadi itu gejala infeksi saluran kemih yang bisa menjadi parah jika tidak segera ditangani.
Kelihatannya sih sepela. Tapi justru yang terlihat sepele itulah awal dari penyakit berbahaya karena ada bakteri penyebab penyakit yang membuat organ dalam tubuh kita luka atau terinfeksi.
Makanya jangan suka menyepelekan hal-hal kecil hanya karena dianggap tidak berbahaya. Menahan pipis terlalu lama itu juga bisa menjadi penyebab munculnya penyakit loh.
Salah satunya dengan adanya rasa terbakar ketika buang air kecil. Kalau orang dewasa saja tidak nyaman, apalagi anak kecil. Bisa menangis karena sakit dan terasa panas saat buang air kecil.
Daftar Isi
Mengenal Infeksi Saluran Kemih

Seperti namanya, infeksi saluran kemih berarti adanya luka atau infeksi yang terjadi para organ saluran kemih manusia. Saluran kemih ini terdiri dari ureter, ginjal, kandung kemih dan juga uretra. Umumnya sih terjadi pada bagian uretra karena posisinya yang terluar dari tubuh.
Infeksi terjadi ketika ada bakteri yang masuk melalui lubang uretra dan berkembang biak di sana. Bakteri ini bisa muncul dari mana saja dan menembus pertahanan tubuh sehingga masuk ke uretra dan beranak pinak di sana. Tentu saja keberadaan bakteri ini dapat menginfeksi uretra sehingga terjadi infeksi atau peradangan.
Siapa saja bisa terkena infeksi saluran kemih ini. Tapi resiko paling besar terjadi pada perempuan karena saluran uretranya lebih pendek daripada laki-laki.
Tahukah kamu jika data dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), menyebutkan jika perempuan ternyata memiliki risiko lebih dari 50 persen untuk mengalami ISK selama hidup mereka. (sumber : halodoc.com)
Penyebab dan Gejala Infeksi Saluran Kemih
Infeksi saluran kemih bisa disebabkan oleh banyak faktor. Beberapa diantaranya yang sering terjadi yaitu :
-
Masuknya Bakteri E. Coli dari Usus Besar ke Saluran Urine
Bakteri E.Coli biasanya tumbuh di muara usus besar atau anus. Gunanya untuk membantu menghancurkan feses sehingga mudah dikeluarkan dari tubuh. Tapi karena cara membersihkan anus yang keliru arahnya, bisa jadi tangan kita membawa bakteri ini sampai ke saluran urin.
Kebiasaan ini biasanya terjadi ketika kita buang air besar sekaligus buang air kecil. Jadi arah membersihkan kotoran yang keliru, bisa membuat bakteri E.Coli ikut terbawa ketika tangan berpindah ke area saluran urin.
Bakteri E.Coli yang berkembang biak di saluran uretra tentu saja akan menginfeksi area yang ditempatinya. Itulah kenapa akhirnya terjadi luka atau peradangan karena uretra bukan tempat perkembangbiakan bakteri E.Coli.
-
Kurang Menjaga Membersihkan Area Genital
Membersihkan area genital yaitu saluran urin saat kita buang air kecil dan anus untuk buang air besar harus dilakukan dengan tepat ya. Pastikan arah membersihkannya benar, yaitu dari belakang ke depan saat buang air kecil dan dari depan ke belakang saat buang air besar.
Arah yang benar ini dimaksudkan untuk meminimalisir masuknya bakteri ke tempat yang tidak seharusnya. Misal bakteri E.Coli yang harusnya berkembang biak di daerah anus, malah ikut terbawa ke saluran urine dan hidup di dalamnya.
Kejadian ini bisa saja terjadi ketika kita keliru mengarahkan tangan saat selesai BAB, yaitu dari belakang ke depan. Seharusnya dari depan ke belakang.
Pastikan untuk menggunakan air bersih agar area genital benar-benar bersih ya. Setelah itu sabun tangan agar kuman tidak ikut menempel ke tangan.
-
Kebiasaan Menahan Buang Air Kecil
Ini nih kebiasaan yang sering disepelekan dan dianggap wajar dan biasa. Padahal menahan buang air kecil itu bisa memicu kantong kemih penuh loh. Padahal di kantong kemih itu ada banyak bakteri yang harus segera dibuang atau dikeluarkan dari tubuh melalui urine.
Itulah kenapa kita ada keinginan untuk pipis atau buang air kecil. Tapi kalau pipisya ditahan-tahan, bakteri yang seharusnya keluar, jadi lebih lama berada di kantong kemih. Akibatnya bakteri dapat meninfeksi kantong kemih. Jadi luka deh.
Makanya jangan suka nahan pipis lagi ya. Kalau buat anak kecil, biasanya membuat anak ngompol dan bahayanya bisa kena infeksi saluran kemih ini. Kalau dibiarkan saja, bisa-bisa ginjalnya juga kena infeksi loh.
-
Infeksi Menular Seksual
Aktivitas bercinta pada pasangan yang terlalu sering juga dapat meningkatkan resiko terkena infeksi saluran kemih loh. Apalagi jika setelah berhubungan badan, tidak saling membersihkan alat genital. Bisa jadi tempat tumbuh kembangnya bakteri tuh.
Makanya atur waktu yang baik dan beri jeda saat hendak melakukan hubungan badan ya dan segera bersihkan diri setelah melakukan aktivitas bercinta agar kesehatan alat genital bisa sama-sama dijaga.
Beberapa kasus penyakit kelamin juga bisa memicu infeksi saluran kemih loh, seperti herpes genitalis, gonore, klamidia serta trikomoniasis. Itulah penting bagi perempuan untuk menjaga kesehatan reproduksinya agar penyakit seperti infeksi saluran kemih seperti ini dapat dihindari.
-
Faktor Tertentu yang Terjadi Pada Perempuan
Selain beberapa hal di atas, ada juga beberapa keadaan yang terjadi pada perempuan dan tidak dapat dihindari. Seperti menopause, hamil, penggunaan kateter dalam jangka panjang, perempuan yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah serta perempuan dengan riwayat batu ginjal, sehingga menghambat urine keluar dengan normal.
Dari penyebab di atas, dapat dilhat jika infeksi saluran kemih ini lebih banyak menyerang perempuan karena anatomi saluran urine perempuan yang lebih terbuka daripada laki-laki. Tapi bukan berarti laki-laki tidak bisa kena loh.
Untuk itulah penting untuk menjaga kesehatan alat genital agar terhindar dari infeksi saluran kemih. Jangan menunggu hingga gejala infeksi saluran kemih semakin meradang. Karena jika dibiarkan, bisa-bisa infeksinya bisa menyerang ke ginjal.
Penyakit pielonefritis atau yang lebih parah yaitu kerusakan ginjal secara permanen bisa menghantui kamu jika infeksi saluran kemih ini tidak segera ditangani dengan baik. Sayang kan kalau sampai ginjalnya rusak hanya gara-gara sering nahan pipis atau tidak bersih saat membersihkan area genital.
Ciri-Ciri Infeksi Saluran Kemih
Sudah tahu kan bagaimana ngerinya akibat yang bisa ditimbulkan oleh infeksi saluran kemih ini. Agar lebih waspada, coba perhatikan ciri-ciri dari infeksi saluran kemih berikut ini :
- Rasa sakit saat buang air kecil atau muncul sensasi seperti terbakar
- Lebih sering buang air kecil, tapi keluarnya sedikit sedikit
- Urine menjadi lebih bau dan warnanya berbeda dari biasanya
- Badan menjadi lemah dan kurang bertenanga
- Pada beberapa kasus sampai terjadi urine berdarah
- Demam
- Mual dan muntah
- Nyeri di bagian bawah perut
Cara Menangani Infeksi Saluran Kemih
Cara paling dini untuk mencegah infeksi saluran kemih adalah dengan mengubah pola kebiasaan kita saat membersihkan alat genital. Pastikan untuk membersihkan dengan arah yang benar, baik saat BAK maupun BAB.
Cara lainnya yaitu dengan menyegerakan jika ingin buang air kecil. Jangan ditunda-tunda apalagi menahan pipis dalam waktu yang lama. Jika kebiasaan ini tidak dihilangkan, kita akan sering sakit dan panas loh ketika pipis. Itu tandanya kita sudah kena infeksi saluran kemih. Jangan ya dek ya.
Sudah bukan saatnya menyepelekan kebiasan buruk seperti menahan pipis, kurang bersih saat membersihkan area genital setelah BAK atau BAB, atau aktivitas lainnya yang memungkinkan infeksi saluran kemih ini terjadi.
Jika ciri-ciri dan gejala infeksi saluran kemih sudah terlihat, jangan dibiarkan ya. Apalagi dianggap angin lalu. Pastikan untuk memeriksakan diri ke dokter agar infeksi saluran kemih bisa ditangani dengan segera.
Dokter yang tepat untuk menangani masalah infeksi saluran kemih ini yaitu dokter spesialis urologi, yaitu dokter spesialis yang fokus menangani masalah kesehatan sistem saluran kemih. Mulai dari ginjal, kandung kemih, kelenjar adrenal sampai saluran kemih itu sendiri.
Rekomendasi paling tepat untuk mengatasi masalah infeksi saluran kemih ini yaitu konsultasi ke dokter spesialis urologi di RS EMC. Kamu bisa mendatangi salah satu unit Rumah Sakit EMC yang ada tersebar di daerah Jabodetabek.
Para dokternya ramah dan profesional. Pastinya akan selalu memberikan penanganan medis yang terbaik agar kamu bisa terbebas dari infeksi saluran kemih. Jangan menunggu parah baru periksa ya. Nanti ginjal kamu bisa kena infeksinya.
Yuk langsung konsultasikan kesehatan saluran kemih kamu agar tetap sehat dan terhindar dari infeksi saluran kemih. Jangan lupa konsultasinya ke dokter spesialis urologi RS EMC ya.
**
Referensi :

