
Pernah mendengar istilah autonomous vehicle atau kendaraan tanpa awak yang bisa jalan sendiri. Sepintas pikiran saya langsung mengacu pada mobil Tayo yang ada di film kartun loh. Bus Tayo warna biru itu bisa melaju dan berbicara dengan manusia. Kalau di dunia nyata, ada gak ya mobil tanpa awak seperti itu?
Jawabannya ternyata adalah ada. Kaget dong saya. Kagetnya lagi, mobil tanpa awak ini sudah hadir di Indonesia sebagai inovasi terbaru dalam berkendara. Namanya Navya Arma si Autonomous Vehicle pertama yang ada di Indonesia. Keren kan. Mau tahu seperti apa wujudnya. Kenalan yuk.
Daftar Isi
First Autonomous Vehicle at Green Office Park, BSD City

Apa sih sebenarnya Autonomous Vehicle.
Seperti namanya, autonomous vehicle adalah kendaraan tanpa awak yang dikendalikan oleh sistem. Benar-benar tanpa supir dan bisa jalan sendiri. Tenaga pengendalinya adalah listrik sehingga disebut juga mobil listrik.
Mobil canggih ini rupanya wujud dari berbagai inovasi dalam rangka mengembangkan kota pintar berenergi hijau di kawasan BSD City. Tahu sendiri kan jika kawasan BSD City termasuk kawasan mandiri yang memiliki banyak potensi untuk dikembangkan. Banyak perkantoran dan berbagai industry berdiri di sana, sehingga perekonomian global berkembang pesat di sana.
Teknologi autonomous vehicle ini hadir dengan visi untuk membuat kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Inisiatif ini muncul dari kelanjutan kemitraan strategis yang dibuat oleh Sinar Mas Land dengan Mitsubishi Corporation dan dukungan dana dari JICA.
Finalnya, Mitsubishi Corporation berhasil melakukan uji coba pertama dengan MACNICA Inc di bulan Mei sampai Juli lalu yang dilanjutkan di kawasan BSD Green Office Park pada 27 Agustus 2022 sampai 5 Januari 2023 nanti.
Kenapa BSD City? Karena kawasan ini sudah mendapatkan verifikasi sebagai Green Mark Districk pertama di Indonesia dari Building Construction Authoruty (BCA) yang ada di Singapura. Bukan hanya itu. Seluruh gedung perkantoran di dalamnya juga masuk sebagai green building dari Green Buildong Council Indonesia (GBCI).
Pantas kan jika teknologi sekeren ini dimulai dari kawasan mandiri dengan potensi perekonomian global terbaik seperti BSD City.

Ya benar. Kendaraan tanpa awak yang kita bicarakan ini berwujud bus otomatis yang diberi nama Navya Arma. Asalya dari Prancis dengan Navya sebagai nama merek dagangnya dan Arma sebagai nama variannya. Sehingga jika digabung menjadi Navya Arma atau Navya Autonom Shuttle.
Saya suka sama wujudnya yang menurut saya lucu dan gemesin. Dengan warna dominan biru dengan sedikit motif elegan, membuatnya nampak menggemaskan. Dimensinya 4,7 m x 2,1 m saja dengan kapasitas 15 orang. 11 orang duduk dan 4 orang berdiri di dalamnya.
Hmm, kok ada yang sampai berdiri. Apa tidak bahaya? Tenang. Navya Arma ini sudah dilengkapi dengan beragam sensor keamanan kok. Mulai dari pemanfaatan Global Positioning System (GPS) sampai sensor Light Radar (LIDAR) yang pemasangannya digabung dengan kamera beresolusi tinggi untuk kepentingan data analys. Data penting ini akan diproses oleh komputer yang berspesifikasi tinggi tertanam di dalam mobil. Canggih dan aman kan.
Bus otomatis ini digerakkan oleh listrik dengan batery pack berkapasitas 33 KWh yang dapat digunakan selama 9 jam perjalanan. Lama juga kan. Kita bisa keliling kota menggunakan bus otomatis ini bersama keluarga atau teman sekantor. Pasti seru banget.

Sebelum mencoba naik bus otomatis yang keren ini, kita pasti terpikir apa sih keunggulan si biru mungil ini sampai kita harus mencobanya. Biar semakin mantap, ini saya kasih bocorannya ya.
-
Lebih Ramah Lingkungan
Karena digerakkan oleh listrik, Navya Arma jadi lebih ramah lingkungan karena dapat mengurangi emisi karbon di udara. Di tahun 2021 saja, tingkat emisi karbon berkurang hingga 7% dari tahun 2020. Hal ini tentu saja dapat mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh kendaraan bermotor berbahan fosil sekalipun.
-
Mengurangi Kecelakaan Lalu Lintas
Navya Arma ini memiliki kemampuan akselerasi dan navigasi yang baik loh, sehingga dapat mendeteksi kondisi lingkungan yang dilewati. Termasuk menghindari halangan dan rintangan selama berkendara dan melakukan pemberhentian otonom. Dengan keunggulan seperti ini, kecelakaan yang biasanya terjadi akibat human error pun dapat dihindari.
-
Mengurangi Kemacetan
Navya Arma diatur sesuai jadwal dan tidak bisa berhenti di sembarang tempat. Semuanya sudah disetel sebelum penumpang naik di titik awal. Dengan demikian, kendaraan listrik ini lebih tepat waktu dan dapat menghindari kemacetan.
Ingin merasakan sensasi naik kendaraan listrik yang keren ini. Bisa banget dan gratis. Sebagai ganti tiket, Anda hanya perlu mengunduh aplikasi One Smile yang ada di play store dan mengisi survey yang disediakan sebelum dan sesudah menggunakan kendaraan.
Setelah mengisi survey, Anda bisa langsung ke suttle bus untuk menunggu kedatangan bus. Catat jam operasionalnya ya, yaitu pukul 10.00 – 12.00 WIB dan 13.30 – 17.00 WIB tiap hari selasa sampai minggu. Jika Anda membawa anak-anak, pastikan tinggi badannya minimal 120 cm dan harus didampingi orang tua.
Di dalam bus, setiap penumpang diwajibkan menggunakan sabuk pengaman dan didampingi satu orang petugas. Tujuannya untuk membantu jika ada penumpang yang mengalami kesulitan selama menggunakan kendaraan listrik. Mudah kan.
Navya Arma ini akan dipamerkan di area the Breeze pada tanggal 22 Desember 2022 sampai 4 Januari 2023 nanti loh. Jadi Anda bisa melihat sekaligus mencoba menaikinya secara gratis.
Sebelumnya, Navya Arma juga dipamerkan dalam acara bertajuk “Electric Vehicle Exhibition” di Nusa Dua Bali pada tanggal 11 sampai 16 November 2022. Pameran tersebut rupanya menarik perhatian Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, sehingga menyanjung Sinar Mas Land sebagai pelopor transportasi masa depan bagi pembangunan smart city di Indonesia. Keren ya.
Gimana? Tertarik untuk mencobanya. Datang saja langsung ke BSD City pada saat pameran dan rasakan sensasi berkendara lebih aman bersama Autonomous vehicle pertama di Indonesia. Selamat mencoba.
**

